Sebelumnya
Menko Airlangga juga menyampaikan, digitalisasi daerah diharapkan terus ditingkatkan. Karena elektronifikasi berkontribusi dalam peningkatan PAD sebesar 11,1 persen (yoy) (SNKI, Nov 2019). Di samping itu, juga terjadi peningkatan PAD rata-rata hingga 14 persen, dari 9 daerah yang mengikuti pilot project program percepatan dan perluasan digital daerah.
Terkait reformasi struktural, Menko Airlangga menerangkan, pemerintah terus mendorong implementasi Undang-Undang Cipta Kerja melalui Online Single Submission.
Baca juga : Program KUR Taxi Alsintan Banyak Dikejar Petani
Pada kesempatan tersebut, Menko Airlangga mengharapkan Provinsi DKI Jakarta yang memiliki fasilitas dan kapasitas fiskal tertinggi secara nasional, dapat menarik pertumbuhan ekonomi. Terutama, di Pulau Jawa.
Menko Airlangga juga mengapresiasi kinerja penanganan pandemi Provinsi DKI Jakarta, yang kini semakin baik.
Baca juga : Pengamat Kebijakan Publik: Jangan Takut Naikkan Harga Pertamax
“Secara keseluruhan, pemerintah akan melanjutkan program bantuan permodalan. Yaitu Banpres untuk usaha mikro, yang ditargetkan untuk 12,8 juta masyarakat. Di samping, tambahan subsidi bunga Kredit Usaha Rakyat sebesar 3 persen, yang diperpanjang sampai dengan akhir tahun 2022," beber Menko Airlangga.
"Sekali lagi, KUR ini yang di bawah Rp 100 juta adalah tanpa jaminan. Jumlah KUR yang akan disalurkan di tahun ini, meningkat 30 persen dibandingkan tahun lalu,” pungkasnya. [HES]
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.