BREAKING NEWS
 

Mudahkan Transaksi Valas

BNI dan BI Sosialisasikan DNDF dan LCS

Reporter & Editor :
SRI NURGANINGSIH
Rabu, 24 Juli 2019 20:31 WIB
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BNI) bersama Bank Indonesia (BI) komitmen untuk terus menyosialisasikan DNDF dan LCS untuk para pelaku bisnis. (Foto: Humas BNI).

 Sebelumnya 
Sedangkan mekanisme LCS merupakan kesepakatan kerja sama bilateral antara Indonesia dengan Malaysia dan Thailand untuk meningkatkan penggunaan mata uang lokal yaitu rupiah, ringgit, dan baht dalam transaksi pembayaran barang dan jasa antara Indonesia, Malaysia, dan Thailand.

Transaksi DNDF dan skema transaksi LCS merupakan salah satu langkah BI untuk memperdalam pasar keuangan domestik sekaligus menjaga stabilitas nilai tukar rupiah.

Baca juga : Mudahkan Pelanggan Beli dan Ganti Oli, Pertamina Lubricants dan Grab Bersinergi

Produk DNDF diluncurkan pada akhir tahun 2018 dan sudah dilakukan relaksasi terkait ketentuan dokumen underying pada Kuartal II tahun 2019.

Relaksasi diberikan melalui Peraturan Bank Indonesia (PBI) Nomor 21/7/PBI/2019, dimana nasabah atau pihak asing yang melakukan penjualan valas melalui transaksi DNDF sampai nominal tertentu tidak perlu menyampaikan dokumen underlying kepada bank.

Baca juga : Lebaran, Transaksi Elektronik Mandiri Syariah Melesat

Dokumen underlying yang bersifat perkiraan dapat digunakan untuk transaksi diatas nominal tertentu. Sementara itu, mekanisme transaksi LCS yang diluncurkan pada Triwulan I tahun 2018 masih perlu disosialisasikan lebih lanjut oleh BI agar eksportir mendapatkan manfaat penuh dari produk yang diluncurkan oleh BI tersebut.

Animo eksportir dan importir terhadap LCS cukup tinggi, hal ini terlihat dari total transaksi LCS dengan nasabah pada tahun 2018 (atau tahun pertama diluncurkannya LCS) adalah sebesar Rp 1,15 triliun.

Baca juga : Kemenhub Minta Maskapai Sosialisasikan Penerbangan Codeshare

BNI mencatatkan peningkatan volume transaksi valas dengan nasabah sebesar 14,04 persen (year on year/ yoy) pada tahun 2018. Begitu juga volume transaksi lindung nilai (hedging) dengan nasabah BNI pada tahun 2018 meningkat 27,53 persen yoy.[SRI]

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense