BREAKING NEWS
 

Garap Proyek MRT Dan LRT

Menhub Rayu Negeri Ginseng

Reporter : KINTAN PANDU JATI
Editor : FAZRY
Rabu, 19 Oktober 2022 06:30 WIB
Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi. (Foto: Dok. Kementerian Perhubungan).

 Sebelumnya 
Rencananya, kata Risal, MRT Jakarta Fase 4 untuk lintas Fatma­wati-TMII ini akan dibangun se­cara melayang dan bawah tanah.

“Koridor Fatmawati-TMII memiliki persentase jalan sempit sebanyak 31 persen. Jika dibangun secara melayang seutuhnya, akan memakan banyak sekali badan jalan,” ujarnya.

Selain mengajak Korsel ber­investasi, BKS juga mengambil peran besar dalam perjanjian hubungan udara antara ASEAN dengan Uni Eropa, dalam per­temuan tingkat Menteri Trans­portasi se-ASEAN atau 28th ASEAN Transport Ministers Meeting di Bali.

Baca juga : KPK Tangkap Tangan Rektor Universitas Negeri Di Lampung

Eks Dirut Angkasa Pura ll ini menuturkan, perjanjian yang sudah dibahas sejak 10 tahun lalu itu, akhirnya bisa disepakati ketika Indonesia menjadi tuan rumah.

Perjanjian hubungan udara ASEAN-Uni Eropa atau ASEAN European Union Comprehensive Air Transport Agreement (CATA), menjadi perjanjian hubungan udara antarregional pertama di dunia, dan menjadi tonggak seja­rah penerbangan dunia.

Melalui kesepakatan ini, tidak hanya tentang pertukaran hak angkut lalu lintas antara kedua regional. Tapi juga kerja sama yang lebih komprehensif terkait keselamatan dan keamanan penerbangan, manajemen lalu lintas udara, perlindungan konsumen, serta isu sosial dan lingkungan.

Baca juga : Tepat Di Hari Peringatan HUT RI, Menlu Retno Dianugerahi Cucu Ketiga

Kesepakatan ini juga menandai peringatan 45 tahun hubungan kerja sama ASEAN-Uni Eropa.

Kedua kawasan regional ASE­AN dan Uni Eropa, memiliki total 37 negara. ASEAN memiliki 10 negara anggota dan Uni Eropa memiliki 27 negara anggota.

“Disepakatinya perjanjian hubungan udara dengan Uni Eropa menunjukkan kawasan ASEAN memiliki posisi strate­gis, dan sangat diperhitungkan di mata internasional,” ujar BKS.

Baca juga : PPATK: Dana ACT Mengalir Ke Luar Negeri Dan Aktivitas Terlarang

Di tengah persaingan antarne­gara dan antarbenua yang se­makin kompetitif, BKS ber­harap, negara-negara anggota ASEAN memiliki solidaritas yang tinggi. Bisa saling mem­bantu dan menguatkan di tengah situasi global yang penuh ketidakpastian. [KPJ]

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense