Sebelumnya
Di samping itu, sebagai instrumen pengendalian inflasi, cadangan beras Bulog dipergunakan untuk berbagai keperluan. Baik stabilisasi pasokan dan harga beras, bantuan bagi korban bencana alam, hingga bantuan sosial bagi masyarakat berpenghasilan rendah.
Dia menyarankan kementerian dan lembaga terkait berdialog guna menyiapkan sistem untuk mengatur turn over stok beras Bulog.
“Salah satu caranya, kembali mengintegrasikan program-program Pemerintah seperti bansos (bantuan sosial), raskin menggunakan beras Bulog,” imbaunya.
Baca juga : Kita Darurat Data Pangan
Ia menambahkan, pihaknya akan mengoptimalkan stok Bulog saat ini, yakni sekitar 569 ribu ton. Mengingat, stok beras Bulog di akhir tahun ini targetnya mencapai 1,2 juta ton, dengan mengutamakan produksi dalam negeri.
“Tentu stok yang ada akan dioptimalkan, sambil terus melakukan penyerapan. Tetapi, bila sampai waktunya belum juga terpenuhi, terpaksa last option harus kita cukupi dari luar (negeri),” sambungnya.
Pasalnya, untuk stabilisasi harga beras selama November-Desember diperlukan pelepasan stok sekitar 150-200 ribu ton per bulan.
Baca juga : Mentan Minta Industri Serap Jagung Petani Lokal
“Hal ini bertujuan untuk intervensi pasar, guna menjaga harga beras tetap terkendali dan tidak membebani inflasi,” imbuhnya.
Di kesempatan berbeda, Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Erick Thohir mengatakan, impor beras dilakukan sebagai langkah untuk memastikan terjadinya keseimbangan pasar.
“Untuk masalah pangan ini, kita harus bisa membedakan mana yang hari ini cukup dan mana yang ke depan kurang. Ini masalah keseimbangan. Jadi, kita coba upayakan keseimbangan ini terjadi dan keputusan sudah diambil Pemerintah,” ujar Erick seusai seminar nasional bertajuk “Investasi Masa Depan Kepemimpinan Nasional” di Universitas Pelita Harapan (UPH), Tangerang, Selasa (29/11).
Baca juga : Stok Gula 449 Ribu Ton, PTPN Group Jaga Harga Di Petani
Pihaknya pun menjadi bagian yang harus memastikan kesiapan tersebut. Terkait impor, ditegaskannya, BUMN sangat mendukung pembatasan. ■
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.