Sebelumnya
Dia menegaskan, bukan perkara mudah bagi Garuda Indonesia menangani penerbangan haji. Misalnya, ada pengaturan slot di (bandara) Arab Saudi, apalagi saat penumpang crowded.
“Berapa juta penerbangan dalam waktu 30 hari itu? Dan itu penerbangan dari seluruh dunia,” katanya.
Belum lagi, imbuh Gatot, selama musim haji, Pemerintah Arab Saudi tidak mengeluarkan visa ke luar negeri.
Baca juga : Gebrakan Indonesia Ditunggu Di ASEAN
Garuda hanya mengangkut jemaah haji dari Indonesia ke Arab, tapi baliknya lagi ke Indonesia, pesawatnya kosong, tidak membawa penumpang sama sekali. “Ini kan termasuk cost juga, yang harus ditanggung maskapai,” terangnya.
Berbeda bila dibandingkan beberapa waktu lalu, ketika Garuda masih mendapat penugasan dari Pemerintah untuk menerbangkan atau memulangkan imigran yang over stay di Arab Saudi. Tetapi, itu juga harus ada perjanjian antara kedua pemerintahan.
“Jadi, kalau Garuda bisa menurunkan biaya penerbangan dengan selisih Rp 1,2 juta per jemaah, perlu diapresiasi. Karena meski penerbangan haji ini bisnisnya Garuda, tetap ada penugasan di situ,” katanya.
Baca juga : Ayo Barang Indonesia Saingi Produk China
Apalagi dalam memberikan pelayanan penerbangan tersebut, Garuda harus melakukan sewa armada. Dalam proses sewa armada tersebut, ada komponen atau sparepart pesawat yang perlu didatangkan dari luar negeri. Hal ini juga turut mempengaruhi mahalnya ongkos penerbangan haji di Indonesia.
Sebagai informasi, Kementerian Agama (Kemenag) dan Komisi VIII DPR telah menyepakati besaran Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji (BPIH) 1444 H/2023 M, rata-rata sebesar Rp 90.050.637,26 per jemaah haji reguler.
Angka ini terdiri atas dua komponen, yaitu Biaya Perjalanan Ibadah Haji (BPIH) yang ditanggung jemaah, dengan rata-rata Rp 49.812.700,26 (55,3 persen). Dan sisanya dari penggunaan nilai manfaat per jemaah sebesar Rp 40.237.937 (44,7 persen).
Baca juga : FAPSI Dorong Pembenahan Total Stadion Sepak Bola Indonesia Sesuai Standar FIFA
Direktur Utama Garuda Indonesia Irfan Setiaputra mengaku, pihaknya akan terus memaksimalkan kesiapan operasional penerbangan haji tahun ini.
Selanjutnya
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.