Dewan Pers

Dark/Light Mode

Kerja Sama Dagang Rp 2,3 T Diteken RI-Arab

Ayo Barang Indonesia Saingi Produk China

Rabu, 25 Januari 2023 06:45 WIB
Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan menyaksikan secara langsung penandatanganan 8 kerja sama antara pelaku usaha Indonesia dengan 5 pelaku usaha Arab Saudi dengan nilai kontrak lebih dari USD 155,7 juta atau sekitar Rp2,3 triliun di Kantor Federation Saudi Chamber Jeddah, Arab Saudi,  Senin (23/1). (Foto: Dok. Kemendag).
Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan menyaksikan secara langsung penandatanganan 8 kerja sama antara pelaku usaha Indonesia dengan 5 pelaku usaha Arab Saudi dengan nilai kontrak lebih dari USD 155,7 juta atau sekitar Rp2,3 triliun di Kantor Federation Saudi Chamber Jeddah, Arab Saudi, Senin (23/1). (Foto: Dok. Kemendag).

RM.id  Rakyat Merdeka - Kunjungan Menteri Perdagangan (Mendag) Zulkifli Hasan ke Arab Saudi membawa berkah bagi pelaku usaha di Indonesia. Pasalnya, pelaku usaha bisa mengekspor sejumlah komoditas dalam jumlah banyak ke negara tersebut.

Ekspor komoditas ini bisa di­lakukan setelah ditandatanganinya delapan kerja sama antara pelaku usaha Indonesia dengan lima pelaku usaha Arab Saudi. Nilai kontraknya lebih dari 155,7 juta dolar AS atau sekitar Rp 2,3 triliun.

Acara penandatanganan kon­trak dagang, perjanjian kerja sama dan nota kesepahaman (Memorandum of Understanding/MoU) ini dilakukan di Kantor Federation Saudi Chamber di Jeddah, Arab Saudi, Senin (23/1). Mendag menyaksikan langsung acara tersebut.

Berita Terkait : Gandeng ITB, Coway Indonesia Hadirkan Produk Air Minum Berkualitas

“Diharapkan kerja sama pelaku usaha Indonesia dengan Arab Saudi terus berlanjut. Tentunya dengan transaksi dagang yang semakin besar dan jenis komo­ditas semakin banyak,” kata Zulhas-sapaan Zulkifli Hasan, dalam keterangan tertulisnya di Jakarta, kemarin.

Sejumlah komoditas yang diekspor mulai dari bahan pangan, Refined, Bleached, Deodorized (RBD) palm olein, minyak goreng, produk ikan dan olahannya, daging, sayuran, buah-buahan, kakao, beras, rempah-rempah hingga arang.

Dari delapan kerja sama yang diteken tersebut, terdapat dua MoU yang dikhususkan untuk pemenuhan kebutuhan jemaah haji dan umrah.

Berita Terkait : Kerja Sama Perbatasan Darat Indonesia-Papua Nugini Sukses Dilakukan

“MoU khusus untuk pemenu­han kebutuhan jemaah haji ditujukan untuk komoditas ikan dan olahannya dalam berbagai kemasan. Termasuk daging dan sayuran dalam berbagai jenis kemasan,” ungkapnya.

Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN) itu juga mene­gaskan, perwakilan perdagangan Indonesia di luar negeri akan se­lalu siap membantu para pelaku usaha meningkatkan ekspor. Ter­masuk mempromosikan produk dan memperluas pasar.

Direktur Jenderal Pengembangan Ekspor Nasional Kemen­terian Perdagangan (Kemendag) Didi Sumedi mengatakan, pi­haknya akan terus meningkatkan ekspor ke negara mitra dagang strategis dan nontradisional.
 Selanjutnya