BREAKING NEWS
 

123,8 Juta Orang Bakal Mudik Lebaran

Biar Lancar & Aman, BKS Siapin Antisipasi

Reporter : KINTAN PANDU JATI
Editor : FAZRY
Rabu, 8 Maret 2023 06:45 WIB
Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi. (Foto: Dok. Antara).

 Sebelumnya 
Sementara, daerah tujuan per­jalanan masyarakat tertinggi yakni ke Jawa Tengah dengan 32,75 juta orang atau 26,45 persen.

Kemudian, Jawa Timur dengan 24,6 juta orang atau 19,87 persen, disusul oleh Jawa Barat 20,72 juta orang atau 16,73 persen, Jabodetabek sebanyak 8,07 juta orang atau 6,52 persen dan Yogyakarta 5,9 juta orang atau 4,78 persen.

Untuk pemilihan moda trans­portasi didominasi moda darat, yakni mobil pribadi dengan 27,32 juta orang atau 22,07 persen, diikuti sepeda motor 25,13 juta orang atau 20,3 persen dari total pergerakan masyarakat.

Baca juga : KNPI DKI Jakarta Bakal Temui Pj Gubernur, Laporkan Mandeknya Pembinaan Kepemudaan Di Dispora

Selanjutnya, moda transporta­si bus akan digunakan oleh 22,72 juta orang atau 18,39 persen, disusul kereta api antarkota sebanyak 14,47 juta orang atau 11,69 persen, dan mobil sewa 9,53 juta orang atau 7,7 persen.

Ekonom Center of Reform on Economics (CORE) Indonesia Yusuf Rendy Manilet menilai, pergerakan masyarakat akan meningkat karena sudah tidak ada pembatasan.

“Banyaknya orang yang akan mudik membuat perputaran uang juga sangat besar,” katanya.

Baca juga : Hore, Ganjar Bakal Naikan Lagi Nominal Bantuan KJS Di Jateng

Menurutnya, perputaran uang akan dirasakan oleh berbagai sektor usaha, mulai dari transportasi, makanan dan minuman, akomodasi hingga pariwisata.

Yusuf memperkirakan, Rama­dan dan Lebaran tahun ini akan membawa perekonomian Indo­nesia di kuartal II-2023 berada pada kisaran 5-5,5 persen year on year (yoy).

Hanya saja, Yusuf mewanti-wanti Pemerintah, karena selain mudik, saat Lebaran biasanya permintaan relatif tinggi, sehingga mendorong inflasi. ■

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense