Sebelumnya
“Pelaksanaan bazar serentak di 10 kecamatan dan 1 kota ini akan menampilkan binaan 6 OPD Pengampu dan PKK se-Jakarta Timur sebanyak total 1.950 peserta UMKM dengan fasilitas tenda 970 tenda bazar yang akan dipasang di 63 kelurahan dan 1 kota,” sebutnya.
Melinda bilang, bazar kali ini akan banyak sekali kolaborator yang ikut serta memeriahkan bazar, selain itu juga ada yang unik di dalam proses pembinaan pada para UMKM.
“UMKM tidak hanya difasilitasi sarana tempat mereka berjualan, tetapi juga penerapan transformasi digital dengan menerapkan pembayaran cashless dengan metode QRIS payment,” katanya.
Selain itu perlu diapresiasi juga bahwa para UMKM yang terlibat didalam kegiatan bazar serentak ini juga sudah dilengkapi dengan BPJS ketenagakerjaan.
Baca juga : Elektrifikasi Transportasi Di Ibu Kota Baru Langkah Maju Dan Fantastis
Ia mengatakan, seluruh UMKM yang mengikuti event bazar sudah terdigitalisasi dan mampu menerima transaksi non-tunai menggunakan QRIS.
Hal ini sejalan dengan campaign Bank Indonesia (BI) dan ASPI ‘QRIS nya Satu, Menangnya Banyak.’ Selain bazar UMKM, pada kegiatan ini juga terdapat mini-event berhadiah selama bazar berlangsung yang bertujuan untuk memotivasi UMKM menerima sebanyak-banyaknya transaksi QRIS.
Sementara itu, Wali Kota Jaktim Muhammad Anwar mengatakan, UMKM merupakan tulang punggung ekonomi kita dan digitalisasi telah menjadi kunci penting dalam memajukan sektor ini.
“Pada era teknologi informasi yang terus berkembang pesat ini, kita tidak bisa lagi mengabaikan peran digitalisasi dalam membantu UMKM tumbuh dan bersaing di pasar yang semakin kompetitif,” ujar Anwar.
Baca juga : Babak Pertama Indonesia Vs Argentina: Gawang Indonesia Jebol Lewat Sepakan Jauh
Kepala Dinas PPKUKM DKI Jakarta Elisabeth Ratu Rante Allo menjelaskan, sudah saatnya para UMKM di DKI Jakarta yang tergabung dalam Jakarta Entrepreneur menjadi UMKM yang tangguh dan naik kelas, sehingga memang slogan Sukses Jakarta untuk Indonesia benar menjadi slogan yang berarti.
Dengan banyaknya pelatihan yang dilakukan, bazar adalah salah satu implementasi dari pelatihan UMKM bagaimana untuk menghadapi era global dan bersaing di market.
“Kami juga mendorong UMKM untuk memanfaatkan platform digital dan jejaring sosial untuk memasarkan produk mereka secara lebih luas, mengakses pasar yang lebih besar, dan meningkatkan visibilitas mereka,” kata Ratu.
Setelah sukses dalam digitalisasi UMKM di Djakarta Festival 2022 (DjakFest) dan Cerita Djakarta di Sarinah 2022 lalu, Netzme kembali hadir sebagai enabler digitalisasi di event Bazar Serentak Jakarta Timur 2023.
Baca juga : Mahfud MD: Ada Transaksi Di Bawah Meja
Netzme merupakan kolaborator strategis Dinas PPKUKM yang menyediakan sistem pembayaran non-tunai QRIS Jakpreneur dan mengadakan program insentif merchant. ■
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.