BREAKING NEWS
 

Riset Perkembangan Industri: REI Jakarta Optimis Sektor Realestat Terus Membaik

Reporter : NOVALLIANDY
Editor : SRI NURGANINGSIH
Jumat, 1 September 2023 18:08 WIB
REI DKI Jakarta optimis kondisi sektor realestat terus membaik. (Foto: Dok REI DKI)

 Sebelumnya 
Dengan rincian, 55,52 persen mengembangkan perumahan menengah dan atas, 28,47 persen mengembangkan perumahan bawah dan sebanyak 10,32 persen mengembangkan apartemen jual.

"Anggota REI DKI Jakarta menyatakan produk properti yang memberikan kinerja terbaik di tahun 2023 adalah jenis hunian berupa perumahan dan apartemen," ujar Arvin.

Dengan rincian; 60,1 persen perumahan menengah atas, 28,1 persen perumahan bawah/RST dan 5,7 persen apartemen strata.

"Hal ini berbeda dengan hasil riset sebelumnya di tahun 2020, yakni sebanyak 65,5 persen Anggota REI DKI Jakarta menyatakan perumahan bawah/RST/FLPP adalah produk yang memberikan kinerja terbaik”, ujar Arvin.

Sedangkan dari sisi pembiayaan, baik untuk konsumen maupun kredit konstruksi bagi pengembang.

Mayoritas sama-sama membutuhkan pendanaan perbankan. 63.7 persen menyatakan tidak ada alternatif pembiayaan lain yang sedang/akan diambil selain Perbankan.

Baca juga : KPK Kembangkan Kasus Korupsi Pembangunan Gereja Kingmi Mile 32, Ada Tersangka

Arvin mengatakan. hasil survei itu juga memberikan gambaran bahwa pendanan dari obligasi, sukuk, Dire, MTN, pembiayaan start up properti, IPO, KSO, dan lain-lain, masih minim dimanfaatkan dalam membangun proyek.

Adsense

"Sebanyak 63,7 persen anggota REI DKI menyatakan tidak ada alternatif pembiayaan lain yang sedang/akan diambil selain perbankan,” tambahnya.

Sedangkan dari kebutuhan ekpansi, sebanyak 39,5 persen dari pengembang membutuhkan capital expenditure (capex) sekitar Rp 50 miliar, lebih tinggi 20,9 persen dibanding kebutuhan capex pada tahun 2020.

Dan sebanyak 17,5 persen pengembang membutuhkan capex di atas Rp 900 miliar di tahun 2020, sedangkan di tahun 2023 hanya 4,3 persen yang membutuhkan capex di atas 900 miliar.

Adapun sarana promosi yang paling banyak digunakan oleh pengembang Anggota REI DKI Jakarta dalam menjual produknya adalah lewat media sosial.

Sebanyak 92,5 persen pengembang menyatakan bahwa media sosial merupakan sarana promosi yang efektif. Sisanya (64,1 persen) lewat pameran, (52,57 persen) lewat billboard/papan iklan dan 37,7 persen melalui marketplace.

Baca juga : Relawan Asandra Pedekate Dengan Masyarakat Lewat Kegiatan Tebus Murah Sembako

Sedangkan media cetak/tv dan elektronik menjadi media promosi yang paling sedikit dipilih.

Pada kesempatan yang sama, Wakil Ketua DPD REI DKI Jakarta Bidang Riset dan Hubungan Luar Negeri, Chandra Rambey mengungkapkan, bahwa riset yang dilakukan oleh REI DKI Jakarta ini adalah yang ke-3 kali dan dilakukan secara berkala.

Riset dilakukan secara kualitatif dan kuantitatif dengan metode pengumpulan data primer berupa survey melalui penyebaran kuesioner atau wawancara.

Responden yang dituju adalah para pengembang anggota REI DKI Jakarta, dengan kurun waktu survey selama ± 3 bulan dari April - Juli 2023.

Tujuannya memberikan informasi sekaligus memudahkan pelaku usaha dan konsumen dalam mengambil keputusan.

“Riset dan survei ini kami lakukan sendiri. Dari hasil riset, kami selaku pelaku usaha bisa mendapatkan gambaran dan mengetahui persepsi para pengembang anggota," ujar Rambey.

Baca juga : Tinjau Rencana Pengembangan Pulau Rempang, Bahlil: Kita Cari Solusi Terbaik

Hal ini menurut Chandra, sekaligus menjadi pedoman untuk merancang strategi pengembangan produk, sesuai profil industri.

Menurutnya, riset ketiga ini tentu sudah lebih baik dari sebelumnya karena indikator persepsi yang kami survei lebih lengkap.

"Kami mewancarai responden terkait persepsi mereka soal kondisi makro dan mikro, tantangan dalam menjalankan usaha serta persepsi RTRW DKI 2014-2023. Dan tentu saja soal produk-produk realestat yang dibangun pengembang,” pungkas Rambey.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense