BREAKING NEWS
 

Tinjau Kesiapan Venue Utama KTT ASEAN

Jokowi Siap Bawa Isu Pertumbuhan Ekonomi

Reporter : DIDI RUSTANDI
Editor : FAZRY
Sabtu, 2 September 2023 06:45 WIB
Presiden Joko Widodo (kedua kiri) didampingi Menteri Sekretaris Negara Pratikno (ketiga kiri), Menteri BUMN Erick Thohir (keempat kanan) dan sejumlah pejabat memberikan keterangan kepada wartawan ketika meninjau media center KTT ke-43 ASEAN 2023 di JCC, Jakarta, Jumat (1/9/2023). (ANTARA FOTO/Media Center KTT ASEAN 2023/Zabur Karuru/foc)

 Sebelumnya 
Selain itu, KTT ASEAN-Amerika Serikat, KTT ASEAN-Kanada, KTT ASEAN-India, KTT ASEAN-Australia, KTT ASEAN-Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), KTT ASEAN Plus Tiga (China, Jepang, Kor­sel) serta KTT Asia Timur.

Adsense

“Jadi bisa dibayangkan ya, dalam tiga hari Bapak Presiden harus memimpin total 25 per­temuan, yang 12 di antaranya KTT,” ujar Retno.

Retno menjelaskan, KTT ASEAN akan dihadiri oleh 22 negara, yaitu 11 negara ASEAN termasuk Timor Leste serta sem­bilan negara mitra wicara.

Baca juga : Cek Kesiapan JCC Gelar KTT ASEAN, Jokowi Kembali Maskeran

Pertemuan puncak tersebut juga turut dihadiri dua negara un­dangan, yakni Bangladesh selaku Ketua Asosiasi Negara Lingkar Samudera Hindia (IORA) dan Cook Island sebagai Ketua Pa­cific Islands Forum (PIF).

IORAdan PIF diundang karena merupakan bagian dari pri­oritas Indonesia sebagai Ketua ASEAN untuk mewujudkan ka­wasan Indo-Pacific yang damai, stabil, sejahtera, dan merangkul semua pihak.

“Ketika kita bicara Indo-Pacific, ada sisi Pasifik selatan dan sisi In­dian Ocean Rim yang harus mulai kita rangkul,” tutur Retno.

Baca juga : ASEAN Ditargetkan Jadi Pusat Pertumbuhan Ekonomi Dunia

KTT yang diselenggarakan di bawah tema besar “ASEAN Mat­ters: Epicentrum of Growth” itu juga turut dihadiri berbagai organisasi internasional yang menjadi mitra ASEAN, yaitu PBB, Bank Dunia, Dana Moneter Internasional (IMF) serta Forum Ekonomi Dunia (WEF).

Retno mengaku, sejak per­temuan KTT di Labuan Bajo be­berapa bulan lalu, sudah banyak sekali hasil kesepakatan yang bisa dirasakan langsung oleh masyarakat. Mulai dari perlindungan pekerja migran hingga pengembangan ekonomi bagi usaha-usaha kecil di kawasan Asia Tenggara.

Misalnya, proteksi untuk migrant workers, proteksi untuk ABK (Anak Buah Kapal). Ada juga network desa.

Baca juga : Ekonomi Digital Jadi Mesin Pertumbuhan

“Ini ASEAN village networking. Karena kita sadar sebagian besar ASEAN adalah negara berkem­bang dan peran desa di dalam perekonomian dan peran UMKM cukup besar juga,” jelas Retno.

Selain itu, KTT ASEAN juga sudah menelurkan kerja sama un­tuk memberantas kejahatan lintas batas. Dalam hal ini penipuan online alias online scam.

Artikel ini tayang di Rakyat Merdeka Cetak edisi Sabtu 2/9/2023 dengan judul Tinjau Kesiapan Venue Utama KTT ASEAN, Jokowi Siap Bawa Isu Pertumbuhan Ekonomi

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense