RM.id Rakyat Merdeka - Dirjen Imigrasi Silmy Karim melakukan kunjungan kerja (kunker) ke PT Huawei Tech Invesment di Shenzen, China. Silmy didampingi jajaran internal Ditjen Imigrasi.
Silmy melakukan kunjungan kerja ke PT Huawei Tech Invesment di Shenzhen, China, pada 25-26 September 2023 lalu.
PT Huawei Tech Invesment adalah salah satu perusahaan besar yang bergerak dibidang peralatan jaringan dan telekomunikasi yang didirikan pada 1987 oleh Ren Zhengfei. Ren Zhengfei adalah mantan engineer dari People’s Liberation Army.
Baca juga : Konsisten Akselerasi Digitalisasi, Bank DKI Raih Apresiasi Pemerintah Daerah 2023
Pada awalnya Huawei hanya berfokus pada produksi phone switches yang kemudian berkembang menjadi bisnis pembuatan jaringan telekomunikasi yang besar. Kini jariangan Huawei telah menjangkau lebih dari 170 negara dan melayani 35 operator telekomunikasi teratas di dunia.
Silmy dan rombongan meninjau langsung PT Huawei Tech Investment Facilities untuk mengunjungi Exhibition Hall yang mempertunjukkan Transformasi Digital dan Pelayanan Publik.
Pihak Huawei memperkenalkan beberapa teknologi yang saat ini sudah dipakai oleh beberapa negara, seperti contohnya Sistem Pengelolaan Lalu Lintas, Sistem Pengelolaan Pertambangan, Sistem Pengelolaan Bandar Udara (Airport), Sistem Pengelolaan Pelabuhan (Sea Port), Smart Car hingga Green and Smart City. Pihak Huawei juga menawarkan kesediaanya untuk turut serta mendukung pembangunan Ibu Kota yang baru di Indonesia.
Baca juga : Wujudkan Digitalisasi, Smartfren Luncurkan Gerakan 100 Persen untuk Indonesia
Silmy dan rombongan juga diajak melihat secara langsung Songhua Lake Campus yang berhasil mencetak sumber daya manusia yang handal dan berkualitas.
Dalam beberapa tahun belakangan ini, pihak Huawei banyak memberikan beasiswa ke beberapa negara bagi meraka yang memenuhi kriteria yang dibutuhkan oleh Huawei.
Silmy sangat berterima kasih atas kesempatan yang diberikan pihak Huawei kepada Direktorat Jenderal Imigrasi. Kunjungan ini menambah wawasan pihaknya tentang teknologi yang dikembangkan oleh Huawei.
Baca juga : Pengamat Maritim: Revitalisasi Pelabuhan Kunci Sukses Ekonomi Indonesia
Kunjungan ke kantor pusat Huawei dijadikan pula sebagai pembelajaran dan ilmu baru bagi Direktorat Jenderal Imigrasi untuk memahami secara langsung tentang transformasi digital.
Dalam kesempatan itu, PT Huawei Tech Investment menunjukkan teknologi terkini, pengalaman global dan strategi komprehensif yang diharapkan dapat diterapkan dalam transformasi digital dan pengelolaan sumber daya manusia di Indonesia khususnya pada Direktorat Jenderal Imigrasi.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.