Sebelumnya
Menurutnya, komitmen tersebut berupa penambahan PMN sebesar Rp 3 triliun tahun ini dan Rp 3,56 triliun tahun anggaran 2024, yang akan direalisasi paling lambat kuartal I-2024.
“Diharapkan, kebutuhan pendanaan dapat segera terpenuhi, sehingga pengalihan polis segera tuntas,” harap Oktarina.
Saat ini, selain menerima pengalihan polis, IFG Life sedang melakukan pengembangan bisnis asuransi jiwa yang fokus kepada proteksi jiwa dan kesehatan, sehingga IFG Life dapat tumbuh dan berkembang di masa depan secara sehat dan berkelanjutan.
Pihaknya juga berkomitmen mendorong penetrasi pasar asuransi dengan memperkuat kemitraan bersama ekosistem BUMN.
Baca juga : Dapat Suntikan Dana Rp 1,45 Triliun, IFG Life Kebut Pengalihan Polis Jiwasraya
“Ini salah satu langkah untuk memperkuat kembali kepercayaan masyarakat Indonesia terhadap industri asuransi,” katanya.
Menanggapi ini, pengamat asuransi Irvan Rahardjo menilai, Pemerintah harus menunjukkan keseriusan lebih dan komitmennya menyelesaikan pengalihan polis Jiwasraya ke IFG Life. Sebab, proses pengalihan tersebut sudah lama dilakukan.
“Meski katanya akan selesai tahun ini, proses pembayaran klaim juga harus dilakukan. Ini bergantung dari suntikan dana Pemerintah,” kata Irvan kepada Rakyat Merdeka, Rabu (6/12/2023).
Apalagi mengingat dana PMN tahun depan pun belum clear. Dia khawatir, hal ini akan mempengaruhi proses penyelesaian pengalihan polis tersebut.
Baca juga : Lestari: Jelang Pemilu 2024, Tingkatkan Kualitas Demokrasi
“Kalau (PMN) tidak ada, maka harus cari sumber pendanaan lain dari internal,” katanya.
Sebelumnya, Wakil Menteri BUMN Kartika Wirjoatmodjo menegaskan, proses restrukturisasi polis Jiwasraya akan kelar akhir tahun ini.
“Insya Allah nanti kami akan umumkan, di akhir tahun tuntas semua restrukturisasi polis Jiwasraya,” janji Tiko-sapaan akrab Kartika Wirjoatmodjo, saat Rapat Kerja dengan Komisi VI DPR di Jakarta, Senin (4/12/2023).
Sebagai informasi, IFG Life telah membayarkan manfaat klaim sebesar Rp 9,12 triliun sampai September 2023. Pada saat itu, jumlah nasabah Jiwasraya yang menolak untuk ikut restrukturisasi hanya tersisa sekitar 0,4 persen.
Baca juga : Ini 6 Tokoh Penerima Gelar Pahlawan Tahun 2023, Presiden FIFA Dapat Bintang Jasa
Dari jumlah tersebut, nilai polisnya ditaksir sebesar Rp 500 miliar. IFG Life menyebut, jumlah itu terus berkurang.
Artikel ini tayang di Rakyat Merdeka Cetak edisi Kamis 7/12/2023 dengan judul Ditarget Kelar Akhir Tahun 2023, IFG Life Kebut Tuntaskan Polis Nasabah Jiwasraya
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.