BREAKING NEWS
 

Indonesia Jadi Pusat Pertumbuhan ASEAN

Ekonomi Kita Tetap Stabil Jelang Pemilu

Reporter : NOVALLIANDY
Editor : FAZRY
Jumat, 8 Desember 2023 07:10 WIB
Menteri Koordinator (Menko) Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto (kiri) menerima buku Peta Jalan Indonesia Emas 2045 dari Pelaksana Tugas Harian Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia Yukki Nugrahawan Hanafi di acara Rapat Pimpinan Nasional Kadin Indonesia 2023 yang bertema “Pemilu Damai, Ekonomi Tumbuh, Menuju Indonesia Emas 2045” di Pantai Indah Kapuk, Jakarta, Kamis (7/12/2023). Buku tersebut dibuat oleh Kadin Indonesia.

 Sebelumnya 
Indonesia saat ini juga telah bergabung dengan kerja sama ekonomi Indo-Pacific Economic Framework (IPEF) dan sedang dalam proses aksesi menjadi anggota Organization for Eco­nomic Co-operation and Development (OECD).

Adsense

Indonesia tengah menyelesai­kan beberapa perundingan kerja sama internasional baik bilateral maupun regional. Antara lain In­donesia-European Union Comprehensive Economic Partnership Agreement (IEU-CEPA) dan ASEAN-Digital Economy Frame­work Agreement (DEFA).

Selain itu, Indonesia juga sedang bersiap menjadi pelopor Carbon Capture Storage di ASEAN sebagai upaya mengurangi emisi gas rumah kaca dengan potensi yang dimiliki Indonesia, yakni kapasitas pe­nyimpanan CO2 sebesar 4,85 giga ton CO2 pada depleted reservoir dan 572 giga ton CO2 pada saline aquifer.

Dia mengatakan, peningkatan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM), terutama melalui digitalisasi juga menjadi penting sebagai salah satu pengungkit utama dalam menuju Indonesia Maju.

Baca juga : Indonesia Serius Tangani Perubahan Iklim Dan Geber Target NDC

ASEAN, lanjut Airlangga, menjadi salah satu yang pertama mengembangkan DEFA. Saat ini nilai ekonomi digital di ASEAN hanya 1 triliun dolar AS.

“Tetapi dengan DEFA, ke­mudian dengan ekosistem yang sama, termasuk local currency transaction dan payment, insya Allah nilai ekonominya akan naik jadi 2 triliun dolar AS. Dari jumlah tersebut, 600-800 miliar dolar ASdari Indonesia,” pung­kas Airlangga.

Wakil Ketua Umum dan Koor­dinator Bidang Kemaritiman, Investasi Dan Luar Negeri Ka­din Indonesia Shinta Kamdani mengatakan, sesuai tema “Pemi­lu Damai, Ekonomi Tumbuh, Menuju Indonesia Emas 2045”, pelaku usaha berharap Pemilu 2024 berjalan baik dan aman.

“Yang paling penting, kondu­sivitas dunia usaha bisa terjaga, sehingga kami pengusaha bisa terus berkontribusi untuk per­tumbuhan ekonomi dan ikut mensukseskan Visi Indonesia Emas 2045,” kata Shinta saat Jumpa Pers Rapimnas Kadin.

Baca juga : Surveyor Indonesia Cabang Makassar Dorong P3DN Untuk Pertumbuhan Ekonomi Daerah

Menurutnya, untuk mencapai Visi Indonesia Emas 2045 tidak mudah. Dibutuhkan pertumbuhan ekonomi rata-rata 6-7 persen hingga 2045.

“Untuk mencapai ini, kerja sama yang baik antara Pemerintah, pelaku usaha hingga masyarakat sangat diperlukan. Kadin Indonesia berkomitmen mensukseskan visi ini, dengan terus menjaga stabilitas per­tumbuhan ekonomi nasional melalui sektor industri hingga perdagangan yang terus tumbuh positif,” jelas Shinta.

Pelaksana Tugas Harian Ketua Umum Kadin Indonesia Yukki Nugrahawan Hanafi mengata­kan, tahun 2023 menjadi tahun yang penuh tantangan bagi perekonomian Indonesia. Kendati begitu, perekonomian Indonesia tetap tumbuh di atas 5 persen.

Keberhasilan tersebut tidak terlepas dari kolaborasi semua pemangku kepentingan, dari Pe­merintah hingga dunia usaha.

Baca juga : Bank Mandiri Optimis Pertumbuhan Semua Sektor Positif, Berlanjut Sampai Akhir 2023

“Tahun depan, perekonomian Indonesia diproyeksikan tumbuh pada kisaran 5,2-5,5 persen,” katanya.

Untuk mendukung target terse­but, Kadin sebagai mitra strategis Pemerintah, terus fokus melak­sanakan program dan inisiatif prioritas yang sudah berlangsung sepanjang 2023 dan akan diterus­kan pada 2024.

Artikel ini tayang di Rakyat Merdeka Cetak edisi Jumat 8/12/2023 dengan judul Indonesia Jadi Pusat Pertumbuhan ASEAN, Ekonomi Kita Tetap Stabil Jelang Pemilu

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense