Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Perbaikan Selesai, Kondisi Jalan Lenteng Agung Sudah Normal dan Bisa Dilewati
- Persib Mulai Susun Persiapan Hadapi Musim 2026/2027
- OTT Pejabat Imigrasi Jakbar, KPK Sita Mobil, Valas, Hingga Emas
- Erling Haaland Bisa Bawa Norwegia Bersaing di Piala Dunia 2026
- Davide Ancelotti Latih Lille, Calvin Verdonk Hadapi Tantangan Baru
Kantor Pusat Perusahaan Batu Bara Di China Terbakar, 26 Orang Tewas
Kamis, 16 November 2023 16:47 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Sebanyak 26 orang tewas dan puluhan lainnya dilarikan ke rumah sakit setelah kebakaran melanda sebuah bangunan di provinsi Shanxi, China Utara, Kamis (16/11).
Melansir CNA, kebakaran terjadi di gedung empat lantai milik perusahaan batu bara Yongju di kota Luliang, provinsi Shanxi. Kebakaran terjadi sekitar pukul 06.50 waktu setempat.
"Dua puluh enam orang dipastikan tewas," kata kantor berita negara Xinhua melaporkan.
Baca juga : Para Tokoh Ngadu dan Menangis ke Gus Mus
Sebelumnya, penyiar media televisi di China, CCTV menyebutkan 63 orang telah dievakuasi, 51 di antaranya dirawat di rumah sakit.
Laporan tersebut tidak menyebutkan apakah ada di antara mereka yang dibawa ke rumah sakit yang meninggal.
“Pekerjaan penyelamatan masih berlangsung dan penyebab kebakaran sedang diselidiki,” lapor CCTV.
Baca juga : Kampanye KKBC Sasar Peserta Pelatihan Mengemudi di Jakarta Utara
Berdasarkan laporan terbaru menyebutkan bahwa api sekarang telah dapat dikendalikan.
Rekaman video yang diposting di situs media sosial Weibo menunjukkan nyala api dan asap hitam tebal mengepul dari gedung, sementara puluhan orang berdiri di tempat parkir menyaksikan.
Bangunan yang ditampilkan dalam video tersebut cocok dengan gambar kantor pusat perusahaan batubara yang diposting di situsnya.
Baca juga : 35 Perusahaan dan Organisasi Publik Terima IDIA Awards 2023
Petugas tanggap darurat terlihat dalam rekaman tersebut berlomba untuk mengenakan alat pelindung diri di luar truk pemadam kebakaran yang diparkir di pintu masuk gedung.
CNA menyatakan, kecelakaan industri sering terjadi di China karena lemahnya standar keselamatan dan lemahnya penegakan hukum.
Pada bulan Juli, 11 orang tewas setelah atap gedung olahraga sekolah runtuh di timur laut negara itu.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya