BREAKING NEWS
 

BI Kembangkan Rupiah Digital

Layanan Keuangan RI Bakal Lebih Maju

Reporter : DWI ILHAMI
Editor : FIRSTY HESTYARINI
Kamis, 11 Januari 2024 07:20 WIB
Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo. (Foto: Antara)

 Sebelumnya 
Dari sisi masyarakat, juga harus diyakinkan untuk meng­gunakan uang digital tersebut. Namun pertanyaannya, apakah memang sudah kuat secara sistem dan regulasi.

“Saya rasa keduanya (sistem dan regulasi) harus ada untuk dapat meyakinkan masyarakat, bahwa Rupiah Digital ini aman digunakan. Mudah-mudahan kasus kebocoran data tidak ter­jadi,” harapnya.

Sementara dari sisi transaksi, memang ada perbedaan antara Ru­piah Digital dengan dompet digital.

Baca juga : IHC RSPP Sediakan Layanan Pengobatan Kanker Pakai BPJS

Perbedaannya terletak pada dompet digital, yang tetap dice­tak uang secara fisik oleh Peruri. Namun Rupiah Digital tidak di­cetak uang secara fisik, melain­kan di sistem Blockchain dengan tetap ada nomor seri uang-nya.

Adsense

“BI harus memperhatikan betul untuk sistem keamanan dari Ru­piah Digital ini apakah sudah pru­dent atau belum,” tegasnya.

Kemudian, karena Rupiah Digital bentuk Wholesale, maka perbankan yang akan bertransaksi menggunakan rupiah digital ini perlu dipastikan kesiapannya.

Baca juga : Formappi Desak Pembahasan UU Utamakan Kepentingan Rakyat

Ia mengatakan, idealnya ada sejumlah negara yang bisa jadi patokan untuk menjadi rujukan tentang uang digital. Misalnya Bank Sentral China dengan Digital Currency Electronic Pay­ment (DCEP).

Sebagai informasi, saat ini 80 persen lebih Bank Sentral di dunia melakukan eksplorasi mata uang digital Bank Sentral atau Central Bank Digital Cur­rency (CBDC).

Sebelumnya, Gubernur BI Perry Warjiyo menjelaskan, bagi masyarakat yang ingin mendapatkan Rupiah Digital, maka akan didistribusikan melalui blockchain atau Distributed Ledger Technology (DLT).

Baca juga : Kembangkan Industri Kesehatan, Silo Dorong Peningkatan Layanan Spesialisasi

Saat ini tahapan yang dilakukan dalam proyek Garuda Rupiah Digital ini, yaitu pembangunan Khasanah Digital Rupiah.
 Selanjutnya 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense