BREAKING NEWS
 

BI Kembangkan Rupiah Digital

Layanan Keuangan RI Bakal Lebih Maju

Reporter : DWI ILHAMI
Editor : FIRSTY HESTYARINI
Kamis, 11 Januari 2024 07:20 WIB
Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo. (Foto: Antara)

 Sebelumnya 
“BI menempatkan DLT sebagai pusat pendistribusian ru­piah digital. DLT atau block­chain, itu platform masa depan, pusatnya pendistribusian digital rupiah, didistribusikan melalui blockchain ke pelaku besar (perbankan), terintegrasi dan interkoneksi melalui blockchain,” beber Perry dalam acara BI Bersama Masyarakat (BIRAMA) 2023, Kamis (30/12/2023).

Rupiah Digital wholesale (w-Rupiah Digital) memiliki caku­pan akses terbatas dan hanya didistribusikan untuk penyelesa­ian transaksi wholesale. Seperti operasi moneter, transaksi pasar valas, serta transaksi pasar uang.

Sementara Rupiah Digital ritel (r-Rupiah Digital) memiliki cakupan akses yang terbuka un­tuk publik. Serta didistribusikan untuk berbagai transaksi ritel, baik dalam bentuk transaksi pembayaran maupun transfer, oleh personal/individu maupun bisnis (merchant dan korporasi).

Baca juga : IHC RSPP Sediakan Layanan Pengobatan Kanker Pakai BPJS

Terkait hal tersebut, Asisten Gu­bernur, Departemen Komunikasi BI Erwin Haryono mengatakan, BI meluncurkan Laporan Kon­sultasi Publik yang merupakan kumpulan dari masukan masyara­kat, atas konsep Pengembangan Rupiah Digital yang tertuang dalam Consultative Paper (CP) Rupiah Digital Tahap I.

BI menyampaikan apresiasi atas pandangan masyarakat, yang telah diterima dalam periode penerimaan masukan yang dibu­ka pada 31 Januari-15 Juli 2023.

Terdapat sebanyak 42 komen­tar serta masukan yang bersum­ber. Di antaranya dari perbankan dan institusi non-keuangan, asosiasi, Kementerian/Lem­baga, akademisi, serta individu/masyarakat umum.

Baca juga : Formappi Desak Pembahasan UU Utamakan Kepentingan Rakyat

“Laporan Konsultasi Publik ini merupakan bagian penting dari inisiatif Proyek Garuda, sebagai proyek yang memayungi eksplorasi terhadap Rupiah Digital,” kata Erwin dalam keterangan resmi, Rabu (27/12/2023).

Pasca mendapatkan masukan dari publik, pengembangan Ru­piah Digital ini akan memasuki sejumlah tahap berikutnya.

Yaitu Eksperimentasi Teknolo­gi (proof of concept), Prototyp­ing, Piloting/sandboxing, serta Tinjauan atas stance kebijakan.

Baca juga : Kembangkan Industri Kesehatan, Silo Dorong Peningkatan Layanan Spesialisasi

“Sebagaimana yang telah di­rancang pada high level design White Paper Rupiah Digital,” tutupnya.

Artikel ini tayang di Rakyat Merdeka Cetak edisi Kamis 11/1/2024 dengan judul BI Kembangkan Rupiah Digital, Layanan Keuangan RI Bakal Lebih Maju   

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense