BREAKING NEWS
 

Menkeu: Untuk Investasi Di Sektor Air Dan Sanitasi

PDAM Berkinerja Baik Bakal Diganjar Insentif

Reporter : NOVALLIANDY
Editor : FAZRY
Rabu, 22 Mei 2024 07:00 WIB
Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani.

RM.id  Rakyat Merdeka - Pemerintah melalui Kementerian Keuangan (Kemenkeu) bakal memberikan insentif kepada Pemerintah Daerah (Pemda) yang mempunyai infrastruktur air atau Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) terbaik.

Insentif yang diberikan ini bertujuan untuk memberikan motivasi kepada Pemda agar dapat mengatasi masalah akses air bersih.

Baca juga : Disdik Gaet Sekolah Swasta Gelar PPDB

Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani meminta Badan Kebijakan Fiskal (BKF) Kemenkeu memperkenalkan indi­kator kesehatan PDAM sebagai salah satu syarat pemberian insentif.

“Dalam anggaran kita, ada instrumen yang disebut insentif fiskal,” kata Sri Mulyani dalam rangkaian acara World Water Forum (WWF) ke-10 di Bali International Convention Center (BICC), Selasa (21/5/2024).

Baca juga : Atalanta Dan Bayer Leverkusen, The Werkself Bawa Misi Treble Winners

Wanita yang akrab disapa Ani ini mengatakan, insentif yang diberikan Pemerintah Pusat sangat bermanfaat bagi Pemda untuk lebih banyak berinvestasi di bidang air dan sanitasi. Usulan ini juga akan dibicarakan ber­sama Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono.

“Yang paling penting, kalau Pak Basuki (Menteri PUPR) setuju, kami akan menempat­kan kesehatan PDAM sebagai salah satu indikator yang bisa dihargai, sehingga mereka dapat menggunakan uang ini untuk berinvestasi di bidang sanitasi, terutama air. Karena banyak di antara mereka yang masih kekurangan investasi,” jelas Ani.

Adsense

Baca juga : Vito Nothing To Lose

Mantan Direktur Pelaksana Bank Dunia itu mengatakan, saat ini masih terdapat kesen­jangan antara perkotaan dan pedesaan di Indonesia dalam hal akses terhadap air bersih dan sanitasi.
 Selanjutnya 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense