BREAKING NEWS
 

Setara 25 Persen Produksi Nasional

Produksi Blok Rokan Tembus 162 Ribu Barel, Jokowi Jempolin Pertamina

Reporter & Editor :
FIRSTY HESTYARINI
Sabtu, 1 Juni 2024 14:40 WIB

RM.id  Rakyat Merdeka - Presiden Jokowi menegaskan, pemerintah terus memperjuangkan kemandirian ekonomi. Antara lain, melalui industrialisasi di dalam negeri dan hilirisasi di berbagai sektor.

Menurutnya, pemerintah harus menjamin kekayaan negara sepenuhnya untuk kemakmuran rakyat. Di samping aktif mengambil alih kembali aset -aset strategis bangsa.

"Kita kelola dan manfaatkan sebesar-besarnya untuk kesejahteraan rakyat, kesejahteraan masyarakat," kata Jokowi dalam Upacara Hari Lahir Pancasila di Blok Rokan, Dumai, Riau, Sabtu (1/6/2024).

Salah satu aset strategis bangsa yang berhasil direbut kembali adalah Blok Rokan di Riau. Tempat dia memimpin Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila pada Sabtu 1 Juni 2024.

Baca juga : Jadi Ketua Paguyuban Solidaritas Nasional, Rosan Roeslani Jempolin Kerja Gempita

Jokowi menyebut, setelah saham mayoritas Freeport berhasil diambil alih, Blok Rokan di Dumai juga berhasil dikuasai pemerintah. 

Blok Rokan di Dumai merupakan blok migas paling produktif dalam sejarah perminyakan Indonesia. Blok ini dikuasai perusahaan asing Caltex dan Chevron selama 97 tahun.

Adsense

"Kita harapkan, kehadiran Pancasila dapat membebaskan masyarakat Indonesia, dari ketergantungan terhadap pihak asing," ujar Jokowi.

Jokowi pun mengapresiasi capaian Pertamina, yang dinilai sukses mengelola Blok Rokan setelah berhasil mengambil alih dari tangan Chevron dan Caltex pada 8 Agustus 2021.

Baca juga : Data Riset Analitika: 82,5 Persen Publik Puas Kinerja Presiden Jokowi

Berdasarkan laporan dari Direktur Utama Pertamina Nicke Widyawati yang diterima Jokowi pada Sabtu (1/6/2024), produksi minyak di Blok Rokan kini telah mencapai 162 ribu barel per hari ini. Lebih tinggi dibanding saat dikelola oleh Caltex atau Chevron.

"Ini merupakan 25 persen dari seluruh produksi nasional Indonesia. Jadi, Blok Rokan ini adalah blok paling besar," tutur Jokowi.

"Freeport dan Blok Rokan hanyalah sedikit contoh dari semangat dan upaya kita, untuk kedaulatan politik dan kemandirian ekonomi, untuk mengamalkan Pancasila dalam kehidupan nyata membangun ekonomi yang berpihak pada kepentingan nasional. Berdiri di atas kekuatan kita sendiri," pungkas Presiden ke-7 RI. 

 

Baca juga : Nilai Hilirisasi Produk Sawit Bisa Tembus Rp 15 Ribu Triliun Pada 2028

 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense