BREAKING NEWS
 

InJourney Pede Pengunjung Borobudur, Prambanan & TMII Naik Selama Libur Nataru

Reporter : IRMA YULIA
Editor : SRI NURGANINGSIH
Rabu, 18 Desember 2024 13:32 WIB
Aviasi Pariwisata Indonesia (Persero) atau InJourney, melalui anak usahanya PT Taman Wisata Candi Borobudur, Prambanan dan Ratu Boko (InJourney Destination Management/IDM) memperkirakan, lonjakan jumlah wisatawan di sejumlah destinasi wisata. (Foto: Dok. InJourney)

RM.id  Rakyat Merdeka - PT Aviasi Pariwisata Indonesia (Persero) atau InJourney, melalui anak usahanya PT Taman Wisata Candi Borobudur, Prambanan dan Ratu Boko (InJourney Destination Management/IDM) memperkirakan, lonjakan jumlah wisatawan di sejumlah destinasi wisata yang dikelolanya selama libur Natal 2024 dan Tahun Baru 2025 (Nataru).

Direktur Digital dan SDM InJourney Herdy Harman mengatakan, pihaknya siap menyambut wisatawan yang akan menghabiskan waktu beribadah dan liburannya di seluruh destinasi wisata yang memadukan seni budaya, keindahan alam, atraksi dan kuliner lokalnya.

Hal ini sesuai dengan tema yang diusung perseroan, yaitu “Cerita Liburan Akhir Tahunmu Dimulai di Candi”.

"Seluruh anak usaha InJourney membuat program atraksi dan event yang menarik, dengan melibatkan seniman lokal dan nasional, UMKM (Usaha Mikro, Kecil dan Menengah), komunitas seni, dan sebagainya,” ujar Herdy, di Jakarta, Rabu (18/12/2024).

Herdy menambahkan, pihaknya juga menyiapkan beberapa langkah, seperti melakukan transformasi bandara yaitu Terminal 3 Bandara Internasional Soekarno Hatta, Jakarta dan Bandara I Gusti Ngurah Rai, Bali, demi meningkatkan level of service kepada para penumpang.

Baca juga : Kolaborasi dengan UGM, PTBA Kembangkan Batu Bara Jadi Asam Humat

Berdasarkan survey Kementerian Perhubungan Tahun 2024, diperkirakan adanya potensi pergerakan wisatawan mencapai 110,67 juta orang, meningkat 3 persen dibandingkan 2023.

Untuk itu, selama Nataru mendatang, destinasi utama di bawah pengelolaan InJourney Destination Management diproyeksikan mencatatkan peningkatan kunjungan wisatawan. Yakni, Taman Wisata Candi Borobudur sebanyak 125.000 wisatawan atau meningkat 6,05 persen, Taman Wisata Candi Prambanan sebanyak 169.000 wisatawan atau naik 13 persen, Keraton Ratu Boko sebanyak 10.688 wisatawan atau 4 persen dan Taman Mini Indonesia Indah (TMII) sebanyak 210.000 wisatawan, atau naik 34 persen.

Di kesempatan yang sama, Direktur Utama InJourney Destination Management Febrina Intan menerangkan, tema liburan tahun ini bertujuan memberikan pengalaman bermakna yang menggabungkan keajaiban sejarah, kekayaan seni budaya dan keindahan alam.

Adsense

Febrina menambahkan, pihaknya menghadirkan program khusus di seluruh destinasi, seperti di Candi Prambanan digelar Pasar Medang, yaitu pasar tematik bernuansa tradisional yang menghadirkan produk lokal, seni budaya, serta kuliner khas dan akan berlangsung selama lima hari atau pada 26-31 Desember 2024.

"Sebagai puncak perayaan pada 31 Desember 2024, terdapat Swara Prambanan, festival musik bertema “Bukti Cinta ke-1000”, menampilkan musisi ternama tanah air, seperti Nadin Amizah, Raisa, Vina Panduwinata, JKT48 dan Mocca, dengan perpaduan seni tradisional dan modern," bebernya.

Baca juga : Jokowi Targetkan Proyek Penangkal Rob Tambaklorok Kelar Agustus

Menurut Febrina, wisatawan dapat menikmati pemandangan sunset terakhir di 2024 dari atas bukit melalui mini konser Jatuh Senja “Last Sunset in Ratu Boko”, pada 31 Desember 2024, di Keraton Ratu Boko, dengan penampilan band indie lokal Yogyakarta, Olski.

Febrina menambahkan, Candi Borobudur sebagai spiritual destination juga menghadirkan tiga program unggulan untuk menyambut akhir tahun dan awal tahun baru. Yakni, Samadha Pranic Healing & Meditation yang akan berlangsung pada 29 Desember 2024, menawarkan pengalaman berbasis spiritual dan kebugaran.

Lalu pada 1 Januari 2025, pengunjung diajak untuk mengikuti Mindful Walking Pradaksina, sebuah aktivitas reflektif dengan berjalan mengelilingi Candi Borobudur. Bahkan, ada juga Kampung Dolanan Anak yang berlangsung dari 23 Desember 2024 hingga 1 Januari 2025, menghadirkan berbagai permainan tradisional yang dirancang untuk menghibur dan memperkenalkan budaya kepada anak-anak.

"Program-program ini dirancang untuk memberikan pengalaman bermakna, bagi wisatawan baik secara spiritual maupun budaya," ujar Febrina.

Sementara itu, bagi wisatawan yang merencanakan berlibur di Jakarta dan sekitarnya dapat mengunjungi TMII, bertema “Sukaria Ga Ada Habisnya”.

Baca juga : Kemenhub Wujudkan Layanan Truk Naik Kereta Di Jalur Makassar-Parepare

Direktur TMII Intan Ayu Kartika mengatakan, pihaknya menyajikan berbagai hiburan di antaranya Indonesia International Stuntman Show, rangkaian aksi spektakuler dari stuntman profesional, pada 29 November 2024 hingga 12 Januari 2025. Serta, Pipilaka Calling-Immersive Exhibition pada 14 Desember 2024 hingga 31 Januari 2025 sebagai eksibisi seni interaktif.

Selanjutnya, rangkaian perayaan di TMII akan ditutup dengan Sorak Sorai Fest, festival musik artis seperti Tiara Andini, Kunto Aji, dan Project Pop pada 30-31 Desember 2024 dan 1 Januari 2025.

"Kami optimistis, beragam event ini dapat memperkuat kontribusi sektor pariwisata terhadap perekonomian nasional di 2025, sekaligus memperkuat posisi Indonesia sebagai tujuan wisata kelas dunia," pungkas Intan.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense