RM.id Rakyat Merdeka - Konsultan Investasi dan Keamanan Dr. John N Palinggi menyatakan, penghormatan atas keputusan Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, terkait kenaikan tarif impor.
"Seorang Kepala Negara memiliki hak prerogatif terkait hal apa yang akan diambil untuk kepentingan bangsa dan negaranya, saya menghormati keputusan Trump, meskipun ini berdampak negatif bagi negara lain karena menyulitkan barang masuk ke Amerika," ujar Palinggi kepada wartawan di Jakarta, Kamis (10/4).
Namun, ia optimistis Presiden Prabowo Subianto mampu mengambil langkah tepat dalam merespon kebijakan tersebut.
Baca juga : Pasar Keuangan Asia Pasifik Bangkit Setelah Trump Tangguhkan Tarif Impor Baru
"Saya menaruh hormat kepada pak Presiden Prabowo karena dengan tenang menyikapi hal ini, dengan mengutus pak Airlangga, Ibu Sri Mulyani dan Menlu ke Amerika untuk membicarakan hal ini atas dasar saling menghormati dan syukur-syukur bisa bermuara yang saling menguntungkan," harapnya.
Palinggi menilai Presiden Prabowo, sebagai ahli strategi yang memahami kultur Amerika, memiliki keunggulan dalam menangani situasi ini.
"Pak Prabowo sangat piawai menyikapi hal ini dengan mengambil sikap konsultasi dengan mengutus 3 orang pembantunya tersebut dan saya minta semua pihak tidak usah khawatir karena resiko bernegara ya seperti ini, dan ini dialami oleh seluruh negara tidak hanya Indonesia," jelasnya.
Baca juga : Tiba Di Ankara, Prabowo Disambut Hangat Presiden Erdogan Saat Turun Dari Pesawat
Ia juga menekankan pentingnya menghindari konfrontasi dan perang dagang, menyarankan pendekatan komunikasi dan konsultasi sebagai jalan terbaik.
"Indonesia dan Amerika itu tidak bisa dengan cara konfrontasi, namun hanya bisa dengan komunikasi dan konsultasi masalah ini bisa selesai," tegas Palinggi.
Ia meminta masyarakat untuk tidak menuduh pemerintah lamban atau tidak cekatan. "Ini masalah global dan tidak mudah menyelesaikannya," kata dia.
Baca juga : Para Wakil Rakyat Dapil Jateng Apresiasi Forum Senayan Gagasan Ahmad Luthfi
Palinggi mengajak seluruh pihak untuk mendukung pemerintah dalam mencari solusi terbaik dan meningkatkan nilai tambah ekonomi Indonesia untuk menghadapi kebijakan Amerika Serikat.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.