RM.id Rakyat Merdeka - Ikatan Pengusaha Muslimah Indonesia (Ipemi) mendukung sinergi Kementerian UMKM dengan Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak. Ipemi optimis sinergi ini membuat kontribusi perempuan terhadap perekonomian jadi signifikan.
Ketua Umum Ipemi Ingrid Kansil menggelar audiensi dengan Menteri UMKM Maman Abdurrahman di Kementerian UMKM, Jakarta, Selasa (22/4/2025). Turut hadir dalam audiensi ini Sekretaris Jenderal Ipemi Nurwahidah Saleh, beserta jajaran pengurus lainnya.
Ingrid mendukung langkah-langkah yang dilakukan Menteri UMKM, khususnya dalam hal pemberdayaan perempuan. Mengingat, Menteri UMKM baru saja meneken nota kesepahaman (Memorandum of Understanding/MoU) dengan Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Arifah Fauzi.
Baca juga : Hidupkan Semangat Kartini, Ini Cara Pertamina Berdayakan Perempuan Bangun Ekonomi Desa
"Ini merupakan sinergi yang baik antara kedua menteri. Dengan MoU ini, saya yakin peran perempuan di Indonesia akan semakin signifikan, khususnya untuk UMKM dan ekonomi nasional," tutur Ingrid dalam keterangan resmi di Jakarta, Rabu (23/4/2025).
Ingrid menilai, langkah ini tidak hanya memberikan manfaat bagi perempuan itu sendiri, tetapi juga berkontribusi signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi nasional.
Ingrid yang selama ini konsen di bidang pemberdayaan perempuan optimis, regulasi yang baik akan jadi pondasi bagi kaum hawa di Indonesia untuk lebih aktif membangun bangsa.
Baca juga : Hari Kartini, Pengingat Perjuangan dan Kontribusi Perempuan dalam Pembangunan
"Seiring waktu, implementasi inisiatif pemberdayaan perempuan akan memainkan peran penting dalam mencapai pengembangan ekonomi dan bisnis di Indonesia," katanya.
Lagipula, peran Ipemi memiliki kesamaan dengan Asta Cita yang diusung Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka. Khususnya pada poin kedua, ketiga, keempat, keenam, ketujuh, dan kedelapan.
Ingrid mengatakan, Ipemi terus mendorong penguatan ekonomi nasional, melalui peningkatan lapangan kerja, kewirausahaan. Serta terus membentuk SDM berkualitas, dan meningkatkan peran perempuan.
Baca juga : Menekraf Dan Menkop Kolaborasi Pengembangan Ekonomi Kreatif
Meski begitu, Ingrid mengaku, peran Ipemi akan lebih optimal jika mendapat bantuan dari Pemerintah. Ia pun berharap dapat terus bersinergi dengan Kementerian UMKM.
"Khususnya dalam program pemberdayaan UMKM perempuan, seperti pelatihan keterampilan, akses ke modal, dan dukungan bisnis yang dapat membantu meningkatkan peran dan kontribusi perempuan dalam ekonomi," pungkasnya.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.