RM.id Rakyat Merdeka - BUMN Holding Industri Pertambangan Indonesia MIND ID konsisten memperkuat program hilirisasi nikel nasional sebagai kunci utama dalam mendorong penguatan kinerja ekonomi nasional.
Sebagai Strategic Holding dan pemegang saham mayoritas PT Vale Indonesia Tbk efektif sejak 2024, MIND ID mendorong berbagai inisiatif strategis Vale Indonesia yang bertujuan meningkatkan kapasitas produksi serta diversifikasi produk hilir.
Direktur Utama MIND ID Maroef Sjamsoeddin menyampaikan bahwa, akan semakin aktif mendorong pengembangan bisnis Vale Indonesia selaras dengan rencana Jangka Panjang dan mandat yang diberikan kepada MIND ID, terlebih setelah melalui proses divestasi. Saat ini MIND ID menjadi pemegang saham mayoritas PT Vale Indonesia.
Baca juga : Bukan Beban, Program MBG Demi Wujudkan Indonesia Emas 2045
"Kami ingin memastikan bahwa kehadiran MIND ID dalam pengelolaan Vale Indonesia mampu mendorong nilai tambah yang lebih besar bagi perusahaan dan untuk Indonesia, mempercepat hilirisasi nikel," ujarnya dalam Kunjungan Kerja MIND ID ke Plant Site Sorowako, Luwu Timur, Sulawesi Selatan, Kamis (25/4/2025) lalu.
Maroef mengatakan bahwa MIND ID saat ini konsisten mendukung upaya Vale Indonesia dalam merealisasikan tiga proyek strategis: IGP Pomalaa, IGP Morowali, dan proyek HPAL Sorowako.
Ia mengatakan, proyek-proyek ini menjadi tonggak penting dalam memperkuat kapasitas produksi nikel sekaligus membangun fondasi bagi ekosistem industri kendaraan listrik di Indonesia.
Baca juga : ICWA Bahas Peran Strategis Indonesia Di Pasifik: Ekonomi Hingga Pembangunan
"Dengan investasi 8,5 miliar dolar AS, ketiga proyek strategis nasional ini akan menambah kapasitas produksi Vale Indonesia sebesar total 240 kt Ni/tahun dalam MHP (mixed hydroxide precipitate)," ujar Maroef dalam keterangannya, Selasa (29/4/2025).
MIND ID memastikan dukungan strategis serta pengawalan proses pembangunan proyek agar berjalan sesuai target penyelesaian pada tahun 2026-2027.
"Dengan kapasitas produksi yang terus meningkat, MIND ID bersama Vale Indonesia optimis dapat memperkuat multiplier effect pada ekonomi nasional, meningkatkan penyerapan tenaga kerja sekaligus meningkatkan penerimaan negara ke depan," ujar Maroef.
Baca juga : Kemenkes Usung 4 Kebijakan Strategis Wujudkan Haji Ramah Lansia dan Disabilitas
Perlu diketahui juga saat ini, Presiden Direktur Vale Indonesia Febriany Eddy ditunjuk sebagai pemimpin Danantara. Maroef menyambut baik atas penugasan Febriany Eddy tersebut.
Menurutnya hal ini akan menjadi jembatan bagi terciptanya komunikasi dan kolaborasi yang lebih kuat antara Danantara dan Grup MIND ID. Maroef juga mengapresiasi kepemimpinan Febriany Eddy yang telah membangun keharmonisan di Vale Indonesia, sebuah fondasi yang diyakininya akan terus dipertahankan oleh seluruh insan Vale Indonesia di masa depan.
"Tentu ini adalah sebuah kebanggaan bagi keluarga besar MIND ID dan Vale Indonesia. Konsitensi dan semangat dari Febriany membawa manfaat lebih besar bagi perkembangan industri pertambangan Indonesia," pungkas Maroef.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.