RM.id Rakyat Merdeka - Pembentukan Holding Ultra Mikro (UMi) terbukti menghasilkan kinerja lebih nendang dibandingkan jalan sendiri-sendiri. PNM mencatat, selama 4 tahun holding itu terbentuk, lebih dari 2,8 juta nasabah Mekaar (Membina Ekonomi Keluarga Sejahtera) telah naik kelas.
Direktur Utama PNM Arief Mulyadi merinci, secara total, pihaknya telah melayani lebih dari 22,4 juta nasabah. Untuk memperluas jangkauan hingga pelosok, PNM menghadirkan 4.656 jaringan yang terdiri dari 58 cabang, 3.977 kantor unit Mekaar, 618 kantor unit ULaMM (Unit Layanan Modal Mikro), serta tiga unit representative.
Jaringan ini tersebar di 36 provinsi, 452 kabupaten/kota, dan 6.165 kecamatan di seluruh Indonesia.
“Bagi PNM, kebanggaan terbesar bukan sekadar jumlah nasabah, melainkan perubahan nyata yang dialami para nasabah,” ungkap Arief dalam keterangan resminya, Senin (15/9/2025).
Baca juga : Gandeng Industri Otomotif, Kemenperin Olah Limbah Sawit Jadi Energi Baru
Arief menjelaskan, kini, lebih dari 450 ribu nasabah Mekaar menjadi agen BRILink yang melayani masyarakat sekitar dan memperkuat komunitas. Serta membuka jalan menuju akses keuangan yang lebih mudah.
Arief menegaskan pentingnya kolaborasi Holding UMi, yang dinakhodai BRI serta beranggotakan Pegadaian dan PNM. Menurutnya, Holding UMi adalah bukti nyata, bahwa ketika berjalan bersama, dampaknya jauh lebih besar.
“PNM percaya, bahwa setiap perjuangan layak ditemani. Dan bersama BRI serta Pegadaian, kami menemani para nasabah untuk tumbuh lebih kuat,” ujarnya.
Menurut Arief, capaian ini merupakan hasil kerja sama dengan semangat memberdayakan masyarakat.
Baca juga : TB Simatupang Dari Macet Horor, Kini Ramai Lancar…
Ke depan, PNM bersama BRI dan Pegadaian berkomitmen untuk terus melayani jutaan masyarakat di seluruh Indonesia.
“Dengan sinergi UMi, PNM optimis dapat menghadirkan lebih banyak senyum dari usaha kecil yang tumbuh, keluarga yang lebih sejahtera, hingga Indonesia yang lebih tangguh,” ucapnya.
Tak hanya itu, sambung Arief, PNM telah menghadirkan dampak nyata yang dirasakan langsung oleh masyarakat, khususnya ibu-ibu prasejahtera yang menjadi nasabah.
“Kami berkomitmen dalam memberdayakan perempuan prasejahtera di seluruh Indonesia,” katanya.
Baca juga : KPK Minta Keterangan 117 Saksi, Periksa 333 Dokumen
Melalui program PNM Mekaar, perusahaan ini fokus melayani masyarakat yang belum memiliki akses ke layanan keuangan formal (unbankable).
Selanjutnya
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.