BREAKING NEWS
 

Paket Kebijakan Ekonomi Lanjut Tahun Ini

BLT Masih Jadi Bantalan Untuk Kelompok Rentan

Reporter : NOVALLIANDY
Editor : FAZRY
Rabu, 14 Januari 2026 06:30 WIB
Juru Bicara Kementerian Koordinator (Kemenko) Bidang Perekonomian Haryo Limanseto. (Foto: Sumber ekon.go.id)

RM.id  Rakyat Merdeka - Pemerintah memastikan keberlanjutan Paket Kebijakan Ekonomi tahun ini. Langkah itu diambil karena dapat menjaga stabilitas ekonomi nasional, melindungi daya beli masyarakat, serta memperluas penyerapan tenaga kerja di tengah ketidakpastian global.

Juru Bicara Kementerian Koordinator (Kemenko) Bidang Perekonomian Haryo Limanseto menyatakan, realisasi berbagai program prioritas selama setahun terakhir telah memenuhi target yang ditetapkan. Penyesuaian kebijakan akan dilakukan tahun mendatang agar relevan dengan dinamika ekonomi.

Baca juga : Bulog Siap Ekspor Beras Premium Satu Juta Ton

“Sepanjang 2025, berbagai program dalam Paket Ekonomi telah terealisasi sesuai target. Mulai dari Program Magang Nasional, perlindungan daya beli pekerja, hingga bantuan sosial dan insentif ketenagakerjaan,” ujar Haryo dalam keterangan resmi, Selasa (13/1/2026).

Data Kemenko Perekonomian mencatat, Program Magang Nasional telah menyerap 102.696 lulusan perguruan tinggi, melampaui target awal sebesar 100.000 peserta.

Baca juga : Polda Metro Imbau Warga Tingkatkan Kewaspadaan

Dari sisi perlindungan pekerja, Pemerintah telah menerapkan kebijakan Pajak Penghasilan (PPh) Pasal 21 Ditanggung Pemerintah (DTP) bagi pekerja sektor pariwisata dengan penghasilan hingga Rp 10 juta per bulan.

Di sektor perlindungan sosial, penyaluran Bantuan Pangan Beras menjangkau 18,3 juta Keluarga Penerima Manfaat (KPM) dengan realisasi 95,86 persen atau 348.000 ton.

Baca juga : Kesabaran Madrid Setipis Tisu, Alonso Dipecat Karena Drama

“Ada juga penyaluran minyak goreng sebanyak dua liter per keluarga yang mencapai lebih dari 69 juta liter, dengan tingkat realisasi yang sama,” kata Haryo.

Adsense

Keberlanjutan program juga menyasar sektor informal melalui diskon iuran Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) dan Jaminan Kematian (JK) bagi 731.000 pekerja transportasi dan logistik. Program ini dijadwalkan tetap berlaku hingga Maret 2026.
 Selanjutnya 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense