Sebelumnya
Fungsi tersebut diperkuat melalui enam pilar strategi yang meliputi integrasi ekosistem, peningkatan kapasitas dan pelatihan, riset dan inovasi, konsultasi dan advisory, advokasi kebijakan, serta penguatan keberlanjutan dan budaya keselamatan.
Dikatakan Faik, pada tahap awal, IAA juga menjajaki kerja sama strategis melalui penandatanganan nota kesepahaman dengan Aviation Week Network dan PT Surya Dhoho Investama.
Kolaborasi dengan Aviation Week Network diarahkan pada pengembangan riset, publikasi bersama, penyelenggaraan forum industri, pelatihan, pertukaran pengetahuan, serta penguatan komunikasi dan media sektor penerbangan.
Baca juga : Starmer Benahi Hubungan London-Beijing Yang Dingin
Sementara, kerja sama dengan PT Surya Dhoho Investama mencakup rencana pembentukan Aviation Center of Excellence di Bandara Dhoho Kediri, Jawa Timur, yang berfokus pada pengembangan SDM, kurikulum berbasis kebutuhan industri, serta sertifikasi kompetensi profesional.
Sejalan dengan itu, Direktur Jenderal Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan (Kemenhub) Lukman F. Laisa menilai, kehadiran IAA sejalan dengan agenda penguatan tata kelola dan pengembangan sektor aviasi nasional.
Hal itu sebagaimana tertuang dalam Rencana Strategis Direktorat Jenderal Perhubungan Udara Tahun 2025–2029.
Baca juga : Dishub DKI Stop Operasional Kapal Ke Kepulauan Seribu
“Pemerintah berkomitmen mewujudkan transportasi udara yang andal, aman, inklusif, dan berkelanjutan untuk memperkuat konektivitas nasional menuju Indonesia Emas 2045," jelas Lukman.
Dalam kerangka tersebut, IAA diharapkan berperan sebagai mitra strategis mendorong kolaborasi lintas pemangku kepentingan, peningkatan keselamatan dan keamanan, pengembangan SDM, serta penguatan daya saing industri aviasi nasional. NOV
Artikel ini tayang di Harian Rakyat Merdeka Cetak, Halaman 10, edisi Jumat, 30 Januari 2026 dengan judul "Bangun Ekosistem Aviasi Nasional, IAA Jadi Simpul Inovasi Dan Solusi Industri Penerbangan"
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.