BREAKING NEWS
 

Bagi Hasil Di Atas Target WP&B 2020

Di Tengah Corona, PHM Lampaui Target Produksi Tanpa Lost Time Injury

Reporter & Editor :
FIRSTY HESTYARINI
Rabu, 29 April 2020 08:39 WIB

 Sebelumnya 
Sebagaimana diketahui, harga minyak mentah dunia anjlok hingga mencapai 30 per barel AS, sebagai akibat banjirnya pasokan di pasar. Ditambah melemahnya permintaan global, sebagai imbas kebijakan lockdown yang diterapkan banyak negara untuk menanggulangi penyebaran Covid-19.

John berharap, di tengah situasi lemahnya permintaan ditambah harga minyak mentah dunia yang rendah, pemerintah bersedia memberikan bantuan terhadap industri hulu migas. Demi mengurangi tekanan.

Sejauh ini, meski wilayah kerja migas yang dikelola telah berada pada fase penurunan produksi secara alamiah, PHM senantiasa berusaha keras dapat memberikan kontribusi yang baik bagi penerimaan negara.

Adsense

PHM terus berjuang untuk menghasilkan cost efficiency, melalui berbagai inovasi. Terutama, dalam kegiatan pengeboran dan pemeliharaan sumur.

Baca juga : Atasi Penyebaran Corona, UKM Binaan BNI Turut Produksi APD

Penghematan ini diyakini mampu menurunkan biaya-biaya yang harus dibayarkan kembali oleh pemerintah (cost recovery) kepada kontraktor.

Pada tahun 2020, PHM menargetkan akan mengebor 117 sumur tajak dan 2 sumur eksplorasi (South Peciko dan Tunu Deep East).

Hingga Kwartal 1 2020, telah ada 31 sumur yang ditajak. Banyaknya jumlah sumur yang dibor itu merupakan upaya untuk memaksimalkan cadangan hidrokarbon yang tersedia, karena cadangan dan produksi dari sumur-sumur yang ada sudah semakin marjinal.

Selain itu, upaya pengeboran tersebut diharapkan dapat menekan laju penurunan produksi serendah mungkin, hingga di bawah 10 persen.

Baca juga : Di Tengah Corona, KPK Target Selesaikan Kasus 46 Tahanan

Sebagai perbandingan, pada 2019, PHM mengebor 127 sumur tajak dari target 118 sumur. Hal itu merupakan buah dari berbagai inovasi, untuk mempersingkat durasi pengeboran dan menghemat biaya.

Namun, bila harga minyak mentah tak kunjung membaik, jumlah sumur tajak yang akan dibor dapat dikoreksi.

Untuk aktivitas workover & well services, pada tahun ini, PHM menargetkan 6.028 kegiatan. Sebagai perbandingan, pada 2019, PHM melaksanakan 6.948 pekerjaan pemeliharaan sumur dari target 6.513 pekerjaan.

Hal ini dapat dicapai berkat pengembangan berbagai teknik, seperti penyelesaian sumur (completion) tanpa menggunakan rig (rigless), yang berhasil menurunkan biaya sewa rig pengeboran.

Baca juga : Ini Maskapai Penumpang Yang Operasikan Angkutan Kargo di Bandara Soekarno Hatta

Sebagai bentuk partisipasi dalam upaya penanggulangan pandemi Covid-19, PHM juga menyalurkan berbagai bantuan secara bertahap kepada masyarakat di sekitar wilayah operasi melalui cabang-cabang Palang Merah Indonesia (PMI) ataupun pemerintah daerah setempat.

Sepanjang periode 23 Maret—3 April 2020, PHM telah menyalurkan bantuan untuk masyarakat di Kota Balikpapan dan Kabupaten Kutai Kartanegara (Kecamatan Samboja, Muara Jawa, Anggana, dan Muara Badak) dalam bentuk penyemprotan disinfektan, serta bantuan APD, susu dan vitamin untuk tenaga kesehatan.

Di samping itu, juga ada bantuan bahan pangan untuk warga tak mampu, serta bantuan 1.500 botol hand sanitizer. Jumlah penerima manfaat diperkirakan mencapai 16.000 jiwa. [HES]

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense