BREAKING NEWS
 

Penuhi Kebutuhan Rumah Sakit, Indofarma Luncurkan 6 Alkes Terbaru

Reporter & Editor :
SRI NURGANINGSIH
Senin, 27 Juli 2020 15:21 WIB
PT Indofarma (Persero) Tbk saat meluncurkan 6 produk alat kesehatan (alkes) terbaru, Senin (27/7)

RM.id  Rakyat Merdeka - Badan Usaha Milik Negara (BUMN) farmasi PT Indofarma (Persero) Tbk meluncurkan 6 produk alat kesehatan (alkes) terbaru. Launching sekaligus webinar dalam rangka Hari Jadi ke-102 Indofarma ini dihadiri oleh Direksi PT Indofarma Tbk serta Direktur Utama PT Bio Farma (Persero), Honesti Basyir pada Senin (27/7).

"Hari ini kami luncurkan enam produk baru alat kesehatan; yaitu masker INA Mask, hand sanitizer CLIND, alat pemeriksaan kesehatan mandiri Teledoc, emergency ventilator INAVENT, alat untuk mengukur komposisi tubuh Indofarma InBody Test, dan mesin untuk cuci darah (hemodialisa) Hemodind," kata Dirut Indofarma Arief Pramuhanto di Jakarta.

Baca juga : Di Tengah Pandemi, China Luncurkan Pesawat Tak Berawak Ke Mars

Arief menambahkan enam produk yang di launching perseroan nantinya ada yang dijual secara umum (ritel) dan ada yang dijual untuk jaringan fasilitas kesehatan dan rumah sakit.

Adsense

"Untuk produk yang besar kita akan kerjasama dengan rumah sakit sifatnya kerjasama operasi/KSO. Atau dengan jaringan ritel farmasi atau apotek individual," lanjut Arief.

Baca juga : Gandeng Mustika Ratu, Indofarma Pasarkan Obat Modern Asli Indonesia

Untuk pembuatan, lanjut Arief, ada yang produksinya dilakukan sendiri Indofarma seperti masker dan hand sanitizer. Namun ada juga yang bekerjasama dengan perusahaan dari Korea dan China.

 Direktur Keuangan Indofarma Herry Triyatno menambahkan, di 2020 pendapatan perseroan dari bisnis alkes cukup mendominasi. Alkes yang dijual menurutnya kebanyakan peralatan terkait penanganan corona.

Baca juga : Pemerintah Patok Tarif Rapid Test Rp 150 Ribu

Ia mengatakan pesanan untuk alkes perseroan meningkat tajam sepanjang semester I/2020. Pemesanan itu datang dari perusahaan swasta dan BUMN.

"Tahun ini, di semester I, 60 persen masih didominasi alkes. Sementara farmasi 40 persen. Nah, kuartal III dan kuartal IV akan dilihat nanti karena kami juga banyak proyek untuk bisnis farmasi dan biasanya tender semester II/2020,” tegasnya. [SRI]

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense