Sebelumnya
Dia menerangkan, TAM sebenarnya membutuhkan pasokan sekitar 7.500 unit per bulan dari PT Astra Daihatsu Motor (ADM) untuk meladeni permintaan Veloz. Akan tetapi, produksi tak bisa langsung digenjot ke level itu karena ada beberapa perubahan dibandingkan model lama.
Baca juga : New Avanza & Veloz Siap Tandingi Xpander
Perubahan itu, kata dia, mencakup eksterior, terutama grille, bemper depan, dan lampu utama, kemudian suspensi, dan sistem hiburan. Semua itu membutuhkan waktu untuk penyesuaian di level produksi.
Baca juga : Produk Tembakau Alternatif Butuh Regulasi Khusus
Dia memprediksi pasokan Avanza dan Veloz anyar ke dealer (wholesales) mulai meningkat Februari 2019 menjadi sekitat 6.000 unit. Angka 7.000 unit masih susah dicapai pada Februari mengingat hari kerja pendek dan ada libur Imlek.
Baca juga : Menperin Bidik Sejuta Tenaga Kerja Berkualitas
Pasokan dua mobil ini, menurutnya, baru akan mencapai 7.000 unit lebih memasuki Maret 2019. Ketika angka ini tercapai, Avanza dan Veloz anyar kemungkinan bisa kembali memuncaki pasar kendaraan multiguna bawah (Low Multipurpose Vehicle/LMPV). (DIT)
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.