BREAKING NEWS
 

Mendorong Ekonomi Nasional Di Masa Pandemi

Pemerintah Benahi Sektor Hunian Layak Buat Rakyat

Reporter : NOVALLIANDY
Editor : MUHAMAD FIKY
Jumat, 16 Oktober 2020 06:14 WIB
Menteri Keuangan Sri Mulyani. (Istimewa)

 Sebelumnya 
Backlog ini merupakan kebutuhan perhitungan ideal bahwa satu rumah ditempati satu rumah tangga atau keluarga. “Terkait permasalahan ini, kita masih melihat kebutuhan rumah baru yang meningkat sekitar 800 ribu unit per tahunnya,” ujar Sri.

Dia juga mengatakan, permasalahan sektor perumahan dan sektor permukiman terkait dengan daya beli masyarakat. Terutama dari kelompok bawah, yang tidak mampu untuk mendapatkan rumah layak.

Kendala lainnya, yakni perencanaan tata ruang. Pasalnya, perumahan dan permukiman semakin jauh dari pusat kota. Tanpa jaringan infrastruktur yang memadai, masyarakat akan merasa sangat terbebani dengan adanya lokasi perumahan yang sangat jauh dari tempat mereka bekerja.

Baca juga : Di Tengah Situasi Pandemi, Penderita Hipertensi Harus Rajin Monitor Tekanan Darah

Selanjutnya, masalah standar keandalan bangunan, mengingat Indonesia rawan bencana. “Masalah-masalah ini kita benahi agar sektor perumahan kian mampu mendorong perekonomian Indonesia,” ucap Sri.

Menteri PUPR Basuki Hadimuljono mengatakan, sektor perumahan dapat menjadi salah satu leading sector dalam menopang pemulihan ekonomi nasional.

Sektor properti memiliki multiplier effect yang besar dalam menggerakkan lebih dari 140 industri ikutan, seperti material bahan bangunan, genteng, semen, paku, besi, kayu, dan lainnya.

Baca juga : Bingung Nolak Undangan Di Tengah Situasi Pandemi? Begini Etikanya…

“Semua itu akan mempengaruhi produktivitas masyarakat kita,” kata Basuki.

Kementerian PUPR sebagai regulator bertanggung jawab melindungi konsumen dan memastikan kualitas rumah, khususnya rumah bersubsidi bagi Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR).

Pertumbuhan kredit perumahan rakyat juga harus dibarengi pelayanan lebih baik kepada masyarakat, mulai dari sanitasi, air bersih dan kualitas bangunannya. [NOV]

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense