RM.id Rakyat Merdeka - Pandemi Covid-19 membuat banyak bisnis lesu. Dari bisnis kecil sekelas UMKM, sampai bisnis beras, bernasib sama. Jualan sepi, memproduksi barang juga susah bahan baku.
Namun, kondisi berbeda dialami Abdussalam dan Mirayanti. Bisnis bubur untuk anak umur 6 bulan ke atas yang dijalankan pasangan suami istri ini masih baik. Little Spun, merk yang mereka jalankan, sudah memiliki 100 lebih outlet yang tersebar di beberapa wilayah Bogor Raya dan juga Depok.
Baca juga : Transformasi Pariwisata (Seharusnya) Di Tengah Pandemi
Dengan mengemban misi untuk memberikan yang terbaik bagi pertumbuhan anak-anak Indonesia, pasangan ini mengaku selalu memberikan yang terbaik. Mulai dari proses pembuatan hingga bahan baku. “Kami menggunakan bahan baku yang memang sudah lengkap, baik nutrisi hingga legalitasnya” ujar Mirayanti, Rabu (21/10).
Bahan baku yang digunakan Little Spun adalah Nayz MPASI organik. Little Spun menyajikan makanan yang siap santap bagi anak-anak dengan harga Rp 4.000-Rp 5.000 per porsi. Itu sudah sangat cukup untuk pertumbuhan dan gizi anak. “Kami menyediakan varian menu untuk anak-anak, khususnya yang susah makan, pencernaan, dan bermasalah dengan berat badan” lanjut Mirayanti.
Baca juga : Hari Pangan Sedunia Dan Pahlawan Pangan Di Tengah Pandemi
Dagian dari Asosiasi UKM Peduli Gizi (ASUPZI) ini memiliki misi yang sama dengan asosiasi, yaitu untuk membantu pertumbuhan nutrisi anak. “Kami mengajak seluruh masyarakat untuk menjalankan misi kami dengan bergabung bersama Little Spun untuk menjadi mitra kami,” ajak Mirayanti.
Untuk pihak yang ingin menjalankan misi yang sama dengan Little Spun serta bisa berbisnis dan memiliki usaha sendiri, bisa bergabung bersama kemitraan Little Spun. “Saat ini Little Spun membuka kesempatan bagi 20 pendaftar pertama akan mendapatkan promo menarik. Informasinya bisa didapatkan dari social media Little Spun official,” tutupnya. [KW]
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.