Sebelumnya
Sehingga pada akhir tahun ini, masyarakat Banten, Jakarta dan sekitarnya dapat menikmati suplai listrik yang bersumber dari PLTU Lontar Extension.
Dengan beroperasinya PLTU Lontar Ekstension dapat menghemat Rp 1,4 triliun per tahun dan akan menurunkan biaya pokok produksi (BPP) PLN.
Menurut dia, jumlah tenaga kerja terdiri dari 2000 tenaga kerja lokal dan 40 orang Tenaga Kerja Asing.
Baca juga : El Real Siapkan Rp 4,4 Triliun Boyong Mbappe
“Jumlah tenaga kerja ini akan terus meningkat ditahun 2019 sejalan dengan pencapaian progresnya, hal ini tentu memberikan dampak positif secara langsung untuk wilayah Banten dan sekitar,” jelas Haryanto.
Pembangkit 35 Ribu MW
Progres pembangunan pembangkit 35 ribu MW terus mengalami kenaikan. Khusus untuk wilayah Jawa Bagian Barat, dalam program ini mendapatkan kewajiban untuk membangun 5700 MW di mana 15 persennya atau 811 MW sudah beroperasi.
Baca juga : Tembus Rp 2 Triliun, Wika Pecahkan Rekor Laba Bersih
Sedangkan, 51 persen atau 2.915 MW sedang konstruksi, dan tahap perencanaan 35 persen atau 2.001,5 MW. Sementara transmisi sepanjang 2.189 kilometer-route (Kmr), 30 persennya atau 666,7 Kmr sudah beroperasi, 764,9 Kmr atau 35 persennya sedang konstruksi, dan 757,8 Kmr atau 35 sedang tahap perencanaan.
Sedangkan, gardu Induk sebesar 28.002 Megavolt Ampera (MVA), 52 persen atau 14.654MVA sudah beroperasi, 19 persen atau 5.388 MVA sedang konstruksi, dan 29 persen 7960 MVA dalam tahap perencanaan.
Program 35 ribu MW merupakan bentuk komitmen pemerintah untuk menciptakan kemandirian energi dengan memanfaatkan secara optimal sumber-sumber energi yang tersedia di Indonesia.
Baca juga : Prabowo Menyanyi, Jokowi Minta Bukti
Program ini memberikan dampak ekonomi yang besar, memberikan peluang kepada 620 ribu tenaga kerja secara langsung dan 3 juta tenaga kerja secara tidak langsung, tersebar di seluruh Indonesia. (IMA)
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.