BREAKING NEWS
 

Halodoc Perkuat Layanan Konsultasi Digital Dan Online

Reporter : FAJAR EL PRADIANTO
Editor : FAZRY
Rabu, 24 Maret 2021 16:49 WIB
CEO Halodoc Jonathan Sudharta. (Ist)

RM.id  Rakyat Merdeka - Halodoc berupaya ikut memberi solusi dalam memeriksa kesehatan masyarakat di masa pandemi. Perusahaan memberikan layanan konsultasi kesehatan dengan dokter secara digital.

CEO Halodoc Jonathan Sudharta menjelaskan, adaptasi kebiasaan baru membuat masyarakat terbiasa menggunakan akses digital seperti pelayanan medis jarak jauh atau telemedicine. 

"Solusi ini perlu dikembangkan mengingat besarnya penduduk Indonesia serta tantangan akses kesehatan yang tinggi,"  kata Jonathan saat webinar Katadata, Indonesia Data and Economic Conference 2021 bertajuk ‘Covid-19 and The Rise of Healthtech’ pada Selasa (23/3). 

Ia mengungkapkan saat pandemi, Halodoc memberikan pelayanan kesehatan untuk tindakan preventif Covid-19. 

Baca juga : Bank Mandiri Tingkatkan Layanan Aplikasi Livin’ by Mandiri

Sejauh ini Halodoc memiliki 20 juta pengguna aktif dan terus bertambah.

Jonathan menjelaskan, di tahun 2020 angka konsultasi dokter tumbuh 10 kali lipat, penjualan toko kesehatan naik 5 kali lipat, dan penggunaan asuransi tumbuh sampai 7 persen. 

Adsense

“Ini sebuah situasi atau era new normal di masa pandemi banyaknya lompatan-lompatan signifikan di digital health, dan kami telah memberikan 600 ribu test dalam waktu kurang dari setahun," katanya.

Selain itu, menyediakan pelayanan kesehatan lain yang kerap dibutuhkan masyarakat selama adanya pandemi. Salah satunya konsultasi dengan psikolog, tak bisa dipungkiri masa pandemi membuat sebagian orang merasa lebih tertekan. 

Baca juga : Telkom Tingkatkan Keamanan Layanan Publik Di Ditjen Imigrasi

“Halodoc memberikan kemudahan salah satunya memberikan pelayanan psikologis secara online dan menciptakan layanan baru untuk dokter hewan,” ucap Jonathan.

Ia menjelaskan, solusi kesehatan selanjutnya yang akan diberikan Halodoc tergantung dari pergerakan penyakit yang ada.

“Kami akan selalu coba memberikan solusi dari permasalah apa yang ada di pasien, awalnya cuma menghubungi pasien ke dokter atau Rumah Sakit, sekarang kami buka vaksinasi. We don’t try to sell our solution, we try to solve problems patient,” tuturnya. 


Telemedicine menjadi salah satu alat yang memberikan bantuan kesehatan secara efisien di masa pandemi ini. Sehingga membuat masyarakat sadar dan meminati aplikasi kesehatan seperti Halodoc. 

Baca juga : Telkom Dukung Revolusi Digital Pelayanan Publik Ditjen Imigrasi

Menurut laporan Economist pada 2020, pengguna teknologi kesehatan naik sebanyak 4 kali lipat selama pandemi.

Investasi pun ikut meningkat sebanyak 50 investasi dengan nilai 20 juta dolar Amerika Serikat (AS) atau setara Rp 288 juta. Sebelumnya hanya mencapai 45 investasi dengan nilai 19 juta dolar AS atau Rp 273 juta. [JAR]

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense