BREAKING NEWS
 

Erick: Kalau Ada Oknum BUMN Yang Terpapar Radikalisme Dan Terorisme, Laporin Aja

Reporter & Editor :
FIRSTY HESTYARINI
Kamis, 16 September 2021 16:41 WIB
Menteri BUMN Erick Thohir (Foto: Istimewa)

RM.id  Rakyat Merdeka - Menteri BUMN Erick Thohir menegaskan, pihaknya mendukung sanksi tegas bagi oknum BUMN yang terlibat aksi radikalisme dan terorisme. 

"Saya dan segenap jajaran saya mendukung sanksi yang tegas bagi oknum di Kementerian BUMN, maupun perusahaan BUMN yang terduga dan terbukti terlibat gerakan radikalisme dan terorisme tanpa terkecuali. Kita pastikan bersama-sama, tidak ada tempat bagi terorisme di tubuh BUMN," kata Erick, dalam pesan video yang diterima RM.id, Kamis (16/9).

Seperti diketahui, dalam penangkapan 4 terduga teroris di Jakarta Barat dan Bekasi pada 10 September lalu, salah satu yang ditangkap di Bekasi berstatus sebagai pegawai BUMN PT Kimia Farma Tbk. Inisialnya S.

Baca juga : Polri Waspadai Penyebaran Propaganda Terorisme Lewat Medsos

Terkait hal ini, Erick mengatakan, Kimia Farma telah memastikan oknum tersebut tidak memiliki akses dan kewenangan untuk melakukan penggalangan dana CSR (corporate social responsibility), melalui dana perusahaan Kimia Farma.

Adsense

"BUMN memiliki sistem verifikasi untuk memastikan tidak ada dana TJSL (tanggung jawab sosial lingkungan) yang digunakan untuk aksi terorisme," terang Erick.

Erick menegaskan, setiap langkah BUMN adalah untuk membangun Indonesia.

Baca juga : Erick Tegaskan, BUMN Siap Berdayakan Nelayan Blanakan

"Kami tidak mentoleransi terorisme. Kamu terus memperkuat proses internal, untuk pencegahan dan penanganan paham radikalisme di lingkungan BUMN. Termasuk kerja sama dengan Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT), Nahdlatul Ulama (NU) dan Muhammadiyah untuk menyatukan langkah-langkah menjadi nilai luhur Pancasila, pondasi negara yang kita cintai Republik Indonesia dan Bhineka Tunggal Ika," jelas Erick.

Ia pun mengajak masyarakat untuk bekerja sama menanggulangi teroris. Khususnya, bila ada oknum BUMN yang terpapar paham radikalisme.

"Jika Anda mengetahui ada oknum BUMN yang terpapar paham radikalisme atau terorisme laporkan ke kbumn.ri@bumn.go.id," pungkas Erick.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense