Sebelumnya
“Kita harus bersama-sama. Di sektor hulunya, kami mengajak masyarakat tetap waspada dengan penularan dan tetap menjalankan protokol kesehatan,” ajak Hery.
Pemerintah juga sudah memiliki skenario mengantisipasi berbagai kemungkinan dua minggu ke depan dengan “menarik rem” saat kasus naik.
Ketika terjadi lonjakan penularan, maka Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) berlevel akan mengikuti kondisi lapangan.
Baca juga : Menkes Pastikan Kesiapan RS Hadapi Lonjakan Kasus Omicron
Persiapan lainnya yang saat ini berjalan adalah Standard Operating Procedure (SOP) karantina. Untuk pintu masuk dari negara lain di jalur udara yang tadinya hanya dua bandara, yakni Bandara Soekarno Hatta, Banten dan Bandara Sam Ratulangi Sulawesi Utara, kini ditambah Bandara Juanda Jawa Timur.
“Itu untuk memudahkan pengelolaan arus kedatangan kita agar tidak terjadi penumpukan di Jakarta,” terangnya.
Di Surabaya, sekitar 1.900 tempat tidur sudah siap menampung pelaku perjalanan internasional yang akan dikarantina.
Baca juga : KSP Pastikan Pemerintah Siap Hadapi Lonjakan Omicron
Dia memperkirakan, masyarakat Indonesia yang pergi liburan ke luar negeri akan kembali ke Indonesia sepanjang minggu pertama bulan ini.
“Nanti mereka harus mengikuti karantina dengan waktu sekitar 10 hari hingga 14 hari sesuai dengan negara asal kedatangannya,” jelas Hery.
Mobilitas internasional menjadi perhatian Pemerintah karena dinamika munculnya varian Omicron masih terus berlanjut. Apalagi, Indonesia sudah mendapatkan bukti valid, kasus varian Omicron mayoritas dibawa dari luar negeri.
Baca juga : Mantan Suami Nindy Ayunda Kembali Dilaporkan Atas Kasus Dugaan Perselingkuhan
“Kami ingin memastikan tidak terjadi transmisi secara luas di tingkat lokal,” imbuhnya. [JAR]
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.