Sebelumnya
Yang pasti, vaksin tersebut akan diberikan kepada masyarakat berusia 18 tahun ke atas yang telah mendapatkan vaksin dosis kedua dengan jangka waktu lebih dari enam bulan.
Pemerintah menargetkan 21 juta penerima vaksin booster untuk kelompok usia di atas 18 tahun pada Januari 2022. Tetapi, vaksinasi booster akan diberikan kepada kabupaten/kota yang capaian vaksinasinya telah memenuhi kriteria 70 persen dosis pertama dan 60 persen dosis kedua. “Jadi sampai sekarang sudah lebih dari 240 kabupaten kota yang memenuhi kriteria tersebut,” tuturnya.
Baca juga : Pekerja Rentan Kena Corona Kudu Dapat Vaksin Booster Gratis
Saat ini, Pemerintah telah mengamankan stok vaksin booster sekitar 113 juta dosis vaksin, dari total kebutuhan sebanyak 230 juta dosis.
Terkait jenis vaksin yang akan digunakan diputuskan berdasarkan rekomendasi dari Indonesian Technical Advisory Group on Immunization (ITAGI) dan Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM).
Baca juga : Dimulai 12 Januari, Ini Kriteria Untuk Dapat Vaksinasi Booster
“Jenis booster-nya nanti akan kita tentukan ada yang homolog atau jenisnya sama, ada yang heterolog jenis vaksinya berbeda. Itu diputuskan berdasarkan rekomendasi dari ITAGI dan BPOM,” ungkap eks Direktur Utama Bank Mandiri ini.
Ada lima merek yang disebut-sebut akan menjadi vaksin booster untuk masyarakat di Indonesia. Yaitu Pfizer, AstraZeneca, Coronavac/Vaksin PTBio Farma, Zifivax dan Sinopharm.
Baca juga : Sembarangan Nyuntik Vaksin Covid, Guru Di AS Ditahan
Sementara Kepala Bidang Penanganan Kesehatan Satgas Covid-19, Alexander Ginting menjelaskan, biaya vaksin booster yang harus dibayar, tergantung platform vaksin yang digunakan. Apakah inactivated, mRNAvector, atau recombinan. “Mungkin mulai dari Rp 200 ribu hingga Rp 600 ribu,” tuturnya. [JAR/FAQ]
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.