BREAKING NEWS
 

Warning MenpanRB Di Bulan Puasa

ASN Fokus Kerja, Jangan Sibuk Jadi Panitia Bukber

Reporter : KINTAN PANDU JATI
Editor : ACHMAD ALI FUTHUHIN
Sabtu, 25 Maret 2023 07:50 WIB
Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (MenPANRB) Abdul­lah Azwar Anas. (Foto: KemenPANRB)

 Sebelumnya 
Pengamat kebijakan publik dari PH&H Public Policy Interest Group Agus Pambagio me­nilai, kebijakan larangan bukber untuk ASN dan pejabat sebagai hal yang membingungkan.

Agus mengatakan, surat yang menjadi rujukan kebijakan terse­but adalah surat internal antara presiden dengan kementerian/lembaga.

Menurut Agus, pandemi Co­vid-19 juga tidak bisa menjadi alasan kebijakan tersebut.

Baca juga : Jelang Bulan Puasa, KFC Indonesia melanjutkan kampanye #JagonyaSabar

“PPKM (Pemberlakuan Pem­batasan Kegiatan Masyarakat) sudah hilang, Presiden sudah mantu gede-gedean, sudah ada di parpol, konser, pertandingan, tapi dibilang nggak boleh buk­ber alasan Covid-19. Jadi ya bingung,” katanya.

Sebelumnya, Presiden Jokowi meminta kegiatan bukber di ka­langan pejabat dan ASN selama Ramadan kali ini ditiadakan.

Perintah itu tertuang pada su­rat Surat Sekretaris Kabinet No­mor 38/Seskab/DKK/03/2023 tentang arahan terkait penyelenggaraan bukber.

Baca juga : Stabilkan Harga, Jaga Stok

Menteri Perdagangan (Mendag) Zulkifli Hasan mengatakan, anggaran buka puasa bersama untuk jajaran pejabat negara tahun ini dialihkan menjadi anggaran bantuan kepada ma­syarakat.

“Saya, semua, tidak boleh buka puasa bareng (bersama). Itu maksudnya kalau ada anggaran. Anggarannya itu dipakai untuk memberi bantuan kepada ma­syarakat yang perlu,” ujar Zul­has-sapaan Zulkifli Hasan di Istana Kepresidenan, kemarin.

Zulhas mengatakan, anggaran buka puasa bersama di kalangan pejabat pemerintahan akan lebih bermanfaat jika bisa dirasakan langsung oleh masyarakat.

Baca juga : Fadel Dorong Sarjana Bertransformasi Jadi Enterpreneur

“Kalau makan bareng, buka bareng, yang makan kita-kita juga. Tapi, kalau anggaran itu yang di kabupaten, di kota, di provinsi yang di kementerian, anggaran itu bisa diberikan sembako kepada masyarakat agar lebih bermanfaat,” tutur Ketua Umum Partai Amanat Nasional ini.

Senada, Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas yang akrab disapa Gus Yaqut menegaskan, anggaran buka puasa bersama di kalangan pejabat lebih baik jika disalurkan kepada masyarakat yang membutuhkan, seperti fakir miskin dan anak yatim. ■

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense