Sebelumnya
Uji coba operasional terbatas berlangsung pukul 08.00-12.30 WIB setiap harinya. Dalam sehari, ditargetkan jumlah penumpang maksimal 600 orang.
Mereka hanya dapat melakukan tap in di Stasiun Harjamukti, Stasiun Jatimulya dan Stasiun Dukuh Atas. Namun, tap out berlaku di semua stasiun LRT Jabodebek.
Transaksinya menggunakan kartu uang elektronik dari berbagai macam bank.
Baca juga : Gus Halim: Pembangunan Desa Mustahil Terlaksana Tanpa Data
Risal Wasal memastikan tarif dasar LRT Jabodebek dipatok Rp 5.000 (jarak terdekat) dan tarif tertinggi Rp 25.000.
Risal mencontohkan, soal tarif terjauh Rp 25.000 itu adalah rute dari Cibubur menuju ke Bekasi. Sementara Jakarta ke Bekasi atau Jakarta ke Cibubur, tarifnya sekitar Rp 20.000.
“Karena hitungan tarifnya adalah Rp 5.000 per kilometer pertama, selanjutnya Rp 700 per kilometer. Jadi, kalau ditotal sekitar Rp 20.000 dari Bekasi sampai Dukuh Atas atau Cibubur sampai Dukuh Atas,” jelas Risal.
Baca juga : Pergi Bulan Madu Tanpa Pasangan
Dia memastikan, hitungan tarif itu sudah termasuk subsidi dari Pemerintah. Jadi, tinggal menunggu disahkan melalui Peraturan Menteri Perhubungan.
Wakil Ketua Bidang Pemberdayaan dan Penguatan Kewilayahan Masyarakat Transportasi Indonesia (MTI) Pusat Djoko Setijowarno meminta Pemerintah memberikan jaminan keselamatan bagi pengguna LRT Jabodebek.
“LRT posisi jaringan melayang dan berjalan tanpa masinis, maka jaminan keselamatan pengguna harus diperhatikan. Dan pengguna mendapatkan informasi yang lengkap bagaimana cara antisipasinya,” tandasnya.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.