BREAKING NEWS
 

Pentingnya Keterlibatan Semua Lapisan Masyarakat

Papua Paru-paru Dunia Hutannya Wajib Dijaga

Reporter : FAJAR EL PRADIANTO
Editor : ACHMAD ALI FUTHUHIN
Minggu, 19 November 2023 07:30 WIB
Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) Siti Nur­baya. (Foto: Dok. KLHK)

 Sebelumnya 
Menurutnya, dalam doku­men penurunan emisi atau Na­tionally Determined Contribu­tion (NDC), FOLU menjadi satu dari lima sektor program mitigasi krisis iklim.

“Hutan Papua harus dijaga karena menjadi salah satu paru-paru dunia. Karena sektor la­han dan hutan menyerap lebih banyak emisi karbon ketimbang yang dikeluarkan,” ujarnya.

Dari tahun ke tahun luas kar­hutla di Indonesia semakin sedikit. Luas karhutla mencapai 11 juta hektare pada 1997, turun menjadi 10 juta hektare pada 2006, kemudian hanya 2,6 juta hektare pada 2015 dan 1,6 juta hektare pada 2019.

Baca juga : Petrokimia Gresik Komit Tingkatkan Kesehatan Masyarakat Sekitar Perusahaan

Provinsi dengan areal non-hutan paling luas terbakar adalah Kalimantan Selatan mencapai 186.186 hektare, diikuti Kali­mantan Tengah 112.917 hektare.

Sedangkan di Sumatera Se­latan 106.628 hektare, lalu Kalimantan Barat mencapai 99.121 hektare dan Papua Se­latan 97.555 hektare.

Adapun provinsi dengan areal hutan terbakar paling luas adalah Jawa Timur sebanyak 26.326 hektare, Nusa Tenggara Timur 10.461 hektare, Papua Selatan 4.459 hektare, Jawa Tengah 4.300 hektare, Sumatera Selatan 2.832 hektare, dan Kalimantan Timur 2.509 hektare.

Baca juga : Kebebasan Beragama Harus Terus Dilindungi

Kementerian LHK juga men­catat kebakaran paling banyak ter­jadi pada jenis tanah non gambut dengan luas mencapai 839.883 hektare dan gambut hanya berjumlah 154.429 hektare.

Bambang mengatakan, ke­bakaran hutan dan lahan yang terjadi di Indonesia saat ini su­dah menurun. Jika dibandingkan negara-negara lain, jauh lebih kecil.

Artikel ini tayang di Rakyat Merdeka Cetak edisi Minggu 19/11/2023 dengan judul Pentingnya Keterlibatan Semua Lapisan Masyarakat, Papua Paru-paru Dunia Hutannya Wajib Dijaga

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense