BREAKING NEWS
 

Genjot Produksi Nasional Dan Tekan Impor Beras

Kementan Gencarkan Akselerasi Tanam Dan Optimasi Lahan Rawa

Reporter : HAIKAL AMIRULLAH
Editor : ACHMAD ALI FUTHUHIN
Selasa, 21 November 2023 07:30 WIB
Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman. (Foto: Khairizal Anwar/Rakyat Merdeka/RM.id)

 Sebelumnya 
Menteri Andi mengatakan saat ini potensi keseluruhan di Sumsel mencapai 500 ribu hektare dengan rata-rata IP 1. Jika IP tersebut bisa dinaikkan menjadi dua kali panen, maka produksi yang ada bisa mencapai 3 juta ton.

“Yang terpenting Sumsel su­dah melakukan di tahun-tahun sebelumnya di periode pertama sebanyak 68.000 hektare dan ini sudah dikerjakan tinggal dilanjutkan. Produksinya be­sar sekali karena di atas rata-rata nasional yakni 5,4 ton per hektare. Dengan demikian kita harus optimis Indonesia bangkit dan bisa swasembada pangan,” katanya.

Baca juga : Kementan Genjot Akselerasi Tanam Padi Oktober 2023-Maret 2024 Di Karawang

Selain di Sumsel, Kalsel juga memiliki potensi lahan rawa yang cukup luas. Disana, Andi Amran akan menyulap lahan rawa seluas 200 ribu hektare untuk penanaman komo­ditas strategis dalam menopang produksi nasional. Upaya yang dilakukan dalam optimasi lahan rawa tersebut bisa melalui reha­bilitasi dan selebihnya dibangun menjadi lahan sawah.

“Indeks pertanaman lahan sawah rawa di sana satu kali setahun, kita akan naikkan men­jadi dua kali. Maka, kita akan membangun tanggul sepanjang sungai, agar tersedia air dan tidak terjadi banjir,” katanya.

Baca juga : Tekan Impor Akibat El Nino, Kementan Gencar Akselerasi Tanam Padi

Dia optimis dapat membangun dan mengoptimalkan lahan rawa di Kalsel melalui pro­gram Selamatkan Lahan Rawa Sejahterakan Petani (Serasi). Lokasi tersebut dulunya mengalami kendala yang menghambat pertanaman. Namun dengan program Serasi, manajemen air ditingkatkan dan memungkinkan pertanaman pada musim hujan, yang sebelumnya sulit karena risiko banjir.

Lebih lanjut, Amran menegas­kan, kerjasama dan kolaborasi dengan berbagai pihak juga terus dilakukan. Di antaranya dengan Tentara Nasional Indonesia (TNI) untuk melakukan Gerakan Nasional Ketahanan Pangan 2023 untuk Indonesia Maju.

Baca juga : Anggaran Kementan Nambah

Menurutnya, kolaborasi dengan TNI penting dilakukan karena pangan merupakan aspek yang paling strategis bagi sebuah negara. Kolaborasi ini penting untuk menjaga dan memastikan petani tetap semangat untuk berproduksi.

Artikel ini tayang di Rakyat Merdeka Cetak edisi Selasa 21/11/2023 dengan judul Genjot Produksi Nasional & Tekan Impor Beras, Kementan Gencarkan Akselerasi Tanam Dan Optimasi Lahan Rawa

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense