BREAKING NEWS
 

Tim SMRT Jadi Aset Penting Kemenhub dalam Bangun Citra Positif

Reporter & Editor :
UJANG SUNDA
Jumat, 11 Oktober 2019 13:01 WIB
Suasana penutupan Bimbingan Teknis Kehumasan Ditjen Perhubungan Laut, Kemenhub. (Foto: Dok Ditjen Hubla)

RM.id  Rakyat Merdeka - Tim Social Media Response Team (SMRT) bentukan Ditjen Perhubungan Laut (Hubla), Kementerian Perhubungan (Kemenhub) merupakan aset penting bagi institusi dalam membangun citra positif di masyarakat dengan terus menyebarluaskan kebijakan dan informasi di sektor transportasi laut. Selain itu, SMRT menjadi tim reaksi cepat dalam penanganan informasi tidak benar atau informasi palsu (hoaks) yang beredar di masyarakat luas melalui sarana media sosial dengan melakukan klarifikasi terencana, sistematis dan terstruktur.

Untuk itu, diperlukan Sumber Daya Manusia (SDM) yang harus siap dan memiliki kompetensi yang mampu menjalankan tugasnya sebagai tim SMRT Ditjen Perhubungan Laut. Ditjen Hubla pun terus berkomitmen dalam rangka meningkatkan kemampuan SDM di bidang Kehumasan, khususnya dalam teknis penulisan berita dan fotografi jurnalistik. Salah satunya dengan menggelar bimbingan teknis kehumasan yang digelar Rabu dan Kamis kemarin.

"Dalam dua hari ini rekan-rekan SMRT semua sudah dilatih dan diajari bagaimana etikanya untuk menulis dan memasang fotografi sehingga bisa ada impact moral yang positif. Tidak sekadar berita atau fotografi yang menarik direspons oleh masyarakat banyak, tetapi harus bertanggung jawab moral. Itu penting sekali," ujar Dirjen Hubla, R Agus H Purnomo, saat memberikan sambutan pada penutupan Bimbingan Teknis Kehumasan di Hotel Grand Inna Kuta Bali, Kamis malam (10/10).

Baca juga : Tiba di Gedung Merah Putih, Bupati Lampung Utara Langsung Diperiksa KPK

Dalam sambutannya, ia menyampaikan apresiasi yang diberikan Menteri Perhubungan kepada tim kehumasan yakni tim SMRT yang dibentuk oleh Ditjen Perhubungan Laut. "Saya kira sudah jamak bahwa zaman sekarang ini betapa pentingnya peran humas. SMRT Ditjen Perhubungan Laut, alhamdulillah sangat diapresiasi oleh Bapak Menteri Perhubungan," kata Agus. 

Dia berharap, para petugas yang menangani kehumasan khususnya yang telah mengikuti Bimtek ini dapat menjadi aset bagi Ditjen Perhubungan Laut dan memberikan kontribusinya dalam menyebarluaskan informasi mengenai berbagai kebijakan yang dikeluarkan Pemerintah, khususnya Kementerian Perhubungan.

Adsense

"Kita harus mengkomunikasikan program-program positif, program Kementerian Perhubungan, khususnya Ditjen Perhubungan Laut dan Negara kepada seluruh masyarakat dengan etika dan tanggung jawab penuh. Supaya seluruh yang kita sampaikan ke publik berupa tulisan, berupa foto, itu supaya mempunyai pengaruh yang positif bagi negeri kita," imbaunya. 

Baca juga : Bamsoet: TNI Harus Menjadi Benteng Kedaulatan Bangsa

Pada 12 September 2019, Ditjen Perhubungan Laut telah berhasil menyelenggarakan kegiatan Bersih Laut dan Pantai Secara Serentak di 228 pelabuhan di Indonesia. Kegiatan tersebut berhasil memecahkan Rekor Museum Rekor Indonesia (MURI) sebagai Aksi Membersihkan Laut secara Serentak di Pelabuhan Terbanyak. Kegiatan yang melibatkan kurang lebih 100.000 orang tersebut diharapkan dapat dilakukan secara rutin di seluruh UPT yang ada di Indonesia.

"Sesuai arahan Menteri Perhubungan, program itu harus terus digulirkan. Saya yakin semua senang dengan pantai yang bersih, dengan laut yang bersih dan bisa dimulai dari pelabuhan-pelabuhan kita," ujar Agus. 

Untuk itu, Agus mengeluarkan instruksi agar setiap UPT, dalam satu bulan paling sedikit sekali untuk melakukan gerakan bersih-bersih. "Dan tim SMRT dapat membuat video, foto-foto dan tulisan-tulisannya sehingga mempunyai impact positif kepada masyarakat. Ayo kita secara berkesinambungan, secara rutin lakukan itu dimulai dari pelabuhan-pelabuhan kita, terus berkembang keseluruh tepi pantai ataupun wilayah lainnya," tambanya. 

Baca juga : UU Sistem Budi Daya Pertanian Tingkatkan Peran Petani dalam Pembangunan

Pada kesempatan yang sama, Agus juga memberikan penghargaan bagi pemenang video dokumentasi gerakan bersih laut dan pantai. Ada pun 3 besar pemenang penghargaan tersebut yaitu Distrik Navigasi Kelas I Dumai sebagai juara 1, Kantor UPP Kelas III Leok sebagi juara kedua, dan Pangkalan Penjagaan Laut dan Pantai Kelas II Bitung sebagai juara ketiga. 

Di akhir acara, Agus berpesan kepada peserta agar mempublikasikan program-program Ditjen Perhubungan Laut. "Ayo kita budayakan dan publikasikan bahwa kita punya program-program yang sangat baik untuk membangun negeri ini, membangun supaya Indonesia menjadi semakin maju dan nyaman untuk warga negara Indonesia dan juga menjadikan perekonomian Indonesia terus berkembang pesat," imbaunya. [USU]

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense