BREAKING NEWS
 

Ini Yang Harus Dilakukan Untuk Hindari Penipuan Di Dunia Maya

Reporter : AHMAD LATHIF ROSYIDI
Editor : OKTAVIAN SURYA DEWANGGA
Kamis, 8 Februari 2024 22:41 WIB
Foto: Ist

RM.id  Rakyat Merdeka - Praktik penipuan di dunia digital banyak terjadi. Tak sedikit masyarakat menjadi korban.

Untuk itu perlu dilakukan upaya pemahaman dan pencegahan serta juga menjaga data diri agar terhindar dari praktik scamming.

Kementerian Komunikasi dan Informasi (Kominfo) membagikan cara agar masyarakat tak terjerumus penipuan online, dalam NGOBRAS atau Ngobrol Bareng Legislator dengan tema "Cermati Praktik Scamming di Dunia Digital” pada Rabu (7/2/2024).

Anggota Komisi I DPR RI Subarna menyoroti perilaku untuk mendapatkan keuntungan dari menipu orang lain. Hal ini merupakan salah satu sisi gelap dalam dunia maya.

Baca juga : Muzani Yakin Prabowo-Gibran Menang Di Kandang Banteng

Karena itu, masyarakat perlu meningkatkan kecakapan dalam dunia maya agar data kita terlindungi.

Etika berinternet juga menjadi hal penting yang harus menjadi perhatian masyarakat.

"Celah dapat terjadinya scamming adalah kelalaian atau kurang telitinya pengguna terhadap informasi yang diberikan," ujar Subarna.

Adsense

Penipuan dalam dunia digital terbagi dalam tiga poin, di antaranya kontak langsung melalui telepon. Kemudian menggunakan voucher, biasanya dengan cara meminta pengembalian dana.

Baca juga : IMOBY 2024 Hadirkan 250 Brand Lebih Perlengkapan Ibu Dan Anak

Biasanya penipuan menggunakan situs duplikasi yang menggunakan situs asli untuk memancing melakukan pengembalian hadiah.

Menurut Communications, Marketing, Digital Marketing, and Start Up Industries, Lasya Miranti, scamming atau penipuan turut berkembang seiring berkembangnya dunia internet yang diperkirakan muncul pada tahun 2000.

Kerugian akibat penipuan dalam dunia digital mencapai Rp 129 triliun di seluruh dunia, sedangkan di Indonesia, kerugiannya mencapai Rp 14 triliun.

Penipuan terpetakan dalam beberapa cara, yang di antaranya adalah phishing, situs website palsu, rekayasa sosial, penipuan aksi online, dan penipuan investasi.

Baca juga : Tanam Pohon di Kalbar, Dirjen PHL Tegaskan Pentingnya Pepohonan Bagi Kehidupan

"Karena itu, waspadai tanda-tanda penipuan seperti komunikasi yang meminta informasi pribadi atau informasi keuangan. Kemudian, jika menerima tawaran yang menggiurkan dan terlalu royal juga patut diwaspadai," ingat Lasya.

Pada kesempatan yang sama, Plt Direktur Nawala Nusantara M. Yamin menyampaikan, penipuan digital seringkali muncul karena masyarakat masih gagap teknologi.

Karena itu, ia menekankan pentingnya pemahaman dalam menghindari penipuan online.

“Kenali bentuk penipuan digital, ubah kebiasaan yang menjadi kelemahan untuk dieksploitasi, gunakan ‘Multiple Authentication’, gunakan password kombinasi dan jangan beritahu pada orang lain, kemudian gunakan perangkat lunak asli yang diperbaharui secara berkala,” saran Yamin.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense