Sebelumnya
Dahnil menjelaskan, kontrak pengadaan antara Qatar dan Indonesia ditandatangani pada 1 Januari 2023. Sedangkan Eva terlibat skandal di Uni Eropa kemudian di penjara pada pertengahan 2022.
“Bagaimana mungkin kemudian ada komunikasi apalagi ada keterkaitan? Ini upaya cocokologi karena ada skandal di sana. Kemudian dikaitkan dengan Qatar, dikaitkan lagi dengan Indonesia. Jadi ini upaya fitnah dan hoaks yang jahat sekali,” kata Dahnil.
Karena itu, pihaknya bakal menempuh upaya hukum untuk membongkar pihak-pihak yang menyebarkan fitnah dan merugikan kementeriannya.
Dia pun menggandeng pengacara kondang Hotman Paris sebagai kuasa hukum. Di tempat yang sama, Hotman memastikan, Kemhan tidak pernah berkomunikasi dengan Eva Kaili.
Baca juga : 2023, BTN Kantongi Laba Rp 3,5 Triliun
Dia mengatakan, Kemhan tidak mungkin terlibat korupsi jika pembelian pesawatnya tidak pernah dilakukan.
“Kalau uangnya saja tidak pernah dibayarkan, bagaimana mungkin ada korupsi,” kata Hotman.
Dia mengatakan, bakal mempertimbangkan Pasal UU ITE pencemaran nama baik dan menyebarkan berita bohong. Namun, upaya itu masih menunggu keputusan dari kliennya.
“Saya belum dapat instruksi. Tergantung nanti lapor ke mana. Tapi pada dasarnya, ini pencemaran nama baik dan penyebaran berita bohong,” tandasnya.
Baca juga : Kemendag Dukung UMKM Pake Kemasan Siap Ekspor
Sekadar latar, isu ini pertama kali tersiar dari sebuah kanal berita Meta Nex yang tersebar melalui MSN dengan judul ‘Indonesia Prabowo Subianto EU Corruption Investigation’.
Dalam berita disebutkan bahwa European Investigative Order (EIO) telah membuka penyelidikan terhadap perusahaan Ceko.
Bahkan, menurut The Group of States Against Corruption (GRECO), penyelidikan itu telah dimuat dalam telegram yang ditujukan pada Kedutaan Besar Amerika.
Selain itu, ada pula berita yang menginformasikan bahwa ada orang dari PT Teknologi Militer Indonesia (TMI) yang mendominasi pengadaaan alat utama sistem senjata Tentara Nasional Indonesia (alutsista).
Baca juga : Selain Beras, Ayam Dan Telur Juga Dijual Murah
Bahkan, Menteri Pertahanan Prabowo Subianto dituding menerima komitmen fee. BYU
Artikel ini tayang di Harian Rakyat Merdeka Cetak, Halaman 8, edisi Selasa, 13 Februari 2024 dengan judul "Soal Isu Korupsi Pengadaan Jet Tempur Bekas Wamenhan: Sesat, Fitnah, Hoaks"
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.