BREAKING NEWS
 

SMK Kehutanan Wisuda 487 Lulusan, Ini Pesan Menteri Siti

Reporter & Editor :
MUHAMAD FIKY
Rabu, 15 Mei 2024 07:22 WIB
Menteri LHK, Siti Nurbaya mewisuda 487 siswa-siswi Sekolah Menengah Kejuruan Kehutanan Negeri (SMKKN) seluruh Indonesia Tahun 2024 di Jakarta, Selasa (14/5/2024).

RM.id  Rakyat Merdeka - Menteri LHK, Siti Nurbaya mewisuda 487 siswa-siswi Sekolah Menengah Kejuruan Kehutanan Negeri (SMKKN) seluruh Indonesia Tahun 2024 di Jakarta, Selasa (14/5/2024). 

Wisuda dilakukan secara luring dan daring di lima wilayah di Indonesia yaitu Pekanbaru, Kadipaten, Samarinda, Makassar dan Manokwari. Dari jumlah wisuda, terdapat 10 orang berasal dari Republic Democratic Timor Leste yang merupakan tenaga terampil menengah yang handal, dan siap pakai untuk mendukung pembangunan sektor lingkungan hidup dan kehutanan di Indonesia.

"Senang dan bangga bisa menyaksikan Wisuda Sekolah Menengah Kejuruan Kehutanan Negeri seluruh Indonesia Tahun 2024. Selamat, semoga ke depan akan dapat bekerja dan memberi kontribusi nyata, kongkrit, khususnya di lapangan dalam membangun sektor lingkungan hidup dan kehutanan di Indonesia," ujar Menteri Siti.

Menteri Siti pun berpesan agar para lulusan SMKKN dapat berperan memberikan solusi atas persoalan-persoalan yang terjadi di masyarakat, khususnya masyarakat sekitar dan dalam kawasan hutan yang menjadi sasaran nasional. 

Melalui agenda-agenda nasional yang penting dalam prinsip, lanjut Siti upaya pelestarian dan kesejahteraan masyarakat yang melekat satu sama lain seperti dengan perhutanan sosial, pembangunan wilayah terpadu berbasis hutan, kemitraan konservasi dan kemitraan konsesi, serta penataan kawasana hutan secara keseluruhan, para alumni SMKKN dapat memberikan contoh kepada masyarakat bagaimana mengelola sektor lingkungan hidup dan kehutanan secara berkelanjutan atau sustainable.

Baca juga : Hidup Ini Adalah Seni

"Wisuda bukanlah akhir, tetapi merupakan awal dari tahapan perjuangan selanjutnya. Awal dari proses baru bagian dari kehidupan. Pandai dan cerdas adalah baik, namun tidak cukup. Oleh sebab itu, saya berpesan agar saudara mengamalkan enam nilai budaya kerja KLHK, yaitu disiplin, jujur, ikhlas, profesional, tanggung jawab dan kerjasama (DJIPTK), untuk senantiasa diasah dalam lingkungan pekerjaan dan pergaulan di masyarakat," tuturnya.

Ia menjelaskan, penerimaan peserta didik baru SMKKN dilakukan melalui jalur umum dan jalur khusus. Penerimaan jalur khusus dimaksudkan untuk memberikan kesempatan yang luas bagi putra/putri dari orang tua yang menjadi anggota kelompok tani hutan, pemilik izin perhutanan sosial, serta berdomisili dan  berpartisipasi aktif di desa penyangga kawasan konservasi.

Penerimaan siswa baru melalui jalur  khusus ini merupakan bentuk affirmasi KLHK di bidang pendidikan terhadap masyarakat yang berada di sekitar hutan terutama yang secara nyata berkontribusi dalam pembangunan kehutanan.

Adsense

"Alumni yang berasal dari Kelompok Tani Hutan, serta yang berasal dari daerah kawasan hutan juga dapat kembali ke daerahnya masing-masing untuk mengabdikan dirinya di dalam masyarakat. Selain itu, para alumni telah dibekali dengan pengetahuan dan keterampilan untuk melakukan kegiatan wirausaha sesuai kompetensi keahlian kehutanan yang dimiliki." jelas Siti.

Lulusan SMK Kehutanan Negeri saat ini telah dibekali kemampuan teknis dasar di bidang kehutanan, mengenali kondisi dan keunggulan sumber daya alam Indonesia, serta menguasai perkembangan teknologi yang ada.

Baca juga : Makin Nyaman, Bastoni Mau Pensiun Di Inter

Selaras dengan arahan Presiden Jokowi, maka lulusan SMKKN diharapkan dapat berorientasi pada kemajuan dan optimisme pada konteks kerja, maka kemajuan itu harus dicirikan dengan menyesuaikan diri dan mengejar kemajuan,  modernitas yang tengah berkembang secara global. 

Kemudian juga agar selalu membangun sensitivitias terhadap situasi sekeliling, rasa saling peduli dan mau merasakan situasi di tengah masyarakat sekitar yang mengalami berbagai kesulitan. 

"Kerja kita harus berorientasi pada pemecahan masalah," jelas Siti.

Dalam sambutannya, Siti mengajak para lulusan untuk terus melakukan inovasi baik inovasi teknologi, ataupun inovasi sosial melalui manajemen sumber daya alam dengan berdasarkan pada kondisi nyata yang ada di sekitar saudara di tingkat tapak. Para lulusan juga harus terus membangun jiwa kompetitif, dalam arti  selalu berupaya untuk menjadi lebih unggul dan lebih baik dan berupaya dapat lebih maju, kreatif dan tidak segan-segan mengambil inisiatif.

“Yang tak kalah penting, para lulusan harus selalu taat pada aturan, dan prosedur berpemerintahan, bertata negara, jangan melawan hukum dan tertib dalam administrasi dan tertib dalam penggunaan anggaran,” tegasnya. 

Baca juga : Cuek Dibilang Cantik Pake Filter

Selain itu, lanjut Siti Para lulusan juga perlu selalu melengkapi diri dengan kekuatan  pengetahuan dan kemampuan bekerja, terampil, trengginas, inovatif, responsif, dan sensitif, memahami posisi dan tugas sebagai birokrasi yang melayani warga negara, mengikuti perkembangan teknologi.

Terakhir, para lulusan agar selalu bekerja di dalam koridor norma yang ada di dalam masyarakat Indonesia, sehingga perlu pemahaman bahwa jika bekerja di sektor kehutanan harus memegang prinsip kehati-hatian serta perlakukan alam dan manusia dengan sebaik-baiknya. 

"Kehidupan manusia khususnya manusia Indonesia itu melekat dengan alam. Pada konteks ini mendekatkan diri pada Tuhan Yang Maha Esa merupakan jalan yang akan terbangun kondisi dimana naluri kita akan membimbing kita dengan baik. Itulah jalan tuntunan kepada diri kita dari Tuhan," pungkasnya

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense