BREAKING NEWS
 

Apresiasi Desain Jembatan Lengkung LRT

Menteri Basuki Berikan Hadiah Satu Bulan DOM Buat Arsitek ITB

Reporter : NOVALLIANDY
Editor : MUHAMAD FIKY
Selasa, 12 November 2019 05:03 WIB
Menteri PUPR Basuki Hadimuldjono bersama menteri kabinet maju mengecek pembangunan Jembatan Lengkung Bentang Panjang ruas Kuningan pada proyek Kereta Api Ringan (Light Rail Transit/LRT) terintegrasi di wilayah Jakarta, Bogor, Depok dan Bekasi, Senin (11/11)

RM.id  Rakyat Merdeka - Pembangunan Jembatan Lengkung Bentang Panjang ruas Kuningan pada proyek Kereta Api Ringan (Light Rail Transit/LRT) terintegrasi di wilayah Jakarta, Bogor, Depok dan Bekasi terus dikebut.

Saat ini, tahap pengecoran sudah masuk ketahap terakhir.

Menteri PUPR Basuki Hadimuldjono menyampaikan apresiasinya terhadap insinyur lokal yang berperan dibalik perencanaan pelaksanaan konstruksi jembatan Lengkung Bentang Panjang 148 meter Kereta LRT Jakarta, Bogor, Depok dan Bekasi (Jabodebek).

“Saya sampaikan apresiasinya, sebab jembatan lengkung ini didesain dengan baik oleh Ibu Arvilla Delitriana, sebagai insinyur lokal asal ITB. Saya akan hadiahi satu bulan DOM (Dana Operasi Menteri). Desain ini sangat unik dan bisa dipatenkan,” kata Menteri Basuki saat pengecoran tahan terkakhir jembatan lengkung di Jakarta, Senin (11/11).

Baca juga : Posisi Wakil Menteri Bukan Bagi-Bagi Jabatan, Tapi Distribusi Kekuasaan

Pria Jebolan UGM ini menyatakan, prestasi Arvila tersebut dapat menjadi pemicu bagi para insinyur Indonesia lainnya untuk diikuti.

Dikatakan Basuki, Arvilla sebelumnya juga telah merancang Jembatan Kali Kuto Semarang, Jembatan Layang khusus Busway ruas Adam Malik di Jakarta, Jembatan Pedamaran 1 dan 2 di Provinsi Riau, dan Jembatan Kereta Api Cirebon-Kriya, serta Jembatan Perawang di Provinsi Riau.

Adsense

Diketahui, konstruksi jembatan lengkung bentang panjang ruas kuningan pada proyek Kereta Api Ringan (Light Rail Transit/LRT) terintegrasi di wilayah Jakarta, Bogor, Depok dan Bekasi memasuki tahap pengecoran terakhir di Jakarta, Senin (11/11).

Sebelumnya, sertifikat persetujuan sesain untuk pelaksanaan konstruksi long Slspan LRT Jabodetabek, Ruas Kuningan telah dikeluarkan oleh Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono berdasarkan rekomendasi dari Komisi Keamanan Jembatan dan Terowongan Jalan (KKJTJ) nomor BM.05.03-Mn/733 tanggal 10 April 2019.

Baca juga : Antisipasi Kerugian, Kementan Perkuat Kewaspadaan Dini Penyakit ASF

Pengecoran terakhir, diisaksikan oleh Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan, Menteri PUPR Basuki Hadimuljono, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi, Menteri Badan Usaha Milik Negara Erick Thohir, serta Dirut PT. Adhi Karya (Persero) Budi Harto pada titik jembatan lengkung yang terletak dipersimpangan Jl. HR Rasuna Said dan JI. Gatot Subroto, Jakarta Selatan.

Pembangunan jembatan LRT yang dilakukan kontraktor PT. Adhi Karya (Persero) tersebut, berhasil meraih dua rekor muri yang diserahkan langsung oleh Pendiri MURI Jaya Suprana kepada Direktur Utama PT Adhi Karya (Persero) Tbk Budi Harto.

Rekor pertama yakni Rekor Jembatan Kereta Box Beton Lengkung dengan Bentang Terpanjang dan Radius Terkecil di Indonesia.

Sementera untuk rekor kedua diberikan untuk Pengujian Axial Statistic Loading Test pada Pondasi Bored Pile dengan Beban Terbesar di Indonesia. Spesifikasi dari jembatan tersebut adalah Tipe Box Girder Beton dengan Radius Lengkung 115 meter, Panjang Bentang Utama sepanjang 148 meter dengan beban pengujian pondasi 4400 ton. Adapun progresnya hingga 1 November 2019, untuk pelaksanaan pembangunan prasana LRT Jabodebek tahap I mencapai 67,3 persen.

Baca juga : Wapres JK dan Sejumlah Menteri Hadiri Peringatan Hari Konstitusi

Sementara progres tiap ruas antara lain lintas Cawang - Cibubur 86,2 persen, Cawang Bekasi Timur 60,5 persen, dan Cawang - Kuningan - Dukuh Atas 58,3 persen. [FIK]

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense