BREAKING NEWS
 

Bantah Sektor Tekstil Masuk Sunset Industry, Menperin Kasih Bukti-buktinya

Reporter & Editor :
ADITYA NUGROHO
Sabtu, 8 Juni 2024 17:15 WIB
Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita (tengah). (Foto: Ist)

RM.id  Rakyat Merdeka - Menteri Perindustrian, Agus Gumiwang Kartasasmita, mematahkan narasi atau pandangan mengenai industri tekstil dan produk tekstil (TPT) merupakan sektor sunset industry.

“Saya khawatir, narasi ini sengaja dibuat, agar Indonesia tidak lagi memperhatikan atau mendukung industri tekstil nasional, sehingga kita lepas saja dimasukin oleh barang-barang impor,” ujarnya, Sabtu (8/6/2024).

Adsense

Baca juga : Pertek Impor Dihilangkan, Industri Kabel Serat Optik Terancam

Padahal, kata dia, merujuk data survei Indeks Kepercayaan Industri (IKI) pada dua bulan terakhir, industri TPT yang merupakan bagian dari 23 subsektor yang didata, menunjukkan kinerja yang ekspansif. 

“Ini berkat kerja keras dari seluruh stakeholder. Alhamdulillah, selama hampir lima tahun ini saya menjadi menteri perindustrian, akhirnya industri TPT berhasil berkinerja gemilang,” tandasnya.

Baca juga : Kerek Daya Saing Industri, Menperin Minta Kebijakan Harga Gas Murah Dilanjutkan

Pada triwulan I-2024, industri TPT mulai menunjukkan perbaikan kinerja yang signifikan, di mana PDB-nya mengalami pertumbuhan sebesar 2,64 persen (y-o-y). Demikian juga secara kuartal ke kuartal mengalami peningkatan 5,92 persen dibandingkan kuartal IV-2023 yang mengalami kontraksi -1,15 persen. Performa positif industri TPT juga tercemin dari capaian nilai ekspornya pada triwulan I-2024 yang mengalami peningkatan sebesar 0,19 persen atau senilai 2,95 miliar dolar AS.

“Peningkatan kinerja ini salah satunya juga kontribusi dari peran e-commerce dan tumbuhnya preferensi masyarakat terhadap brand lokal. Tentunya peningkatan konsumsi ini harus disambut baik sebagai peluang bagi industri tekstil kita untuk memenuhi kebutuhan dalam negeri,” tutur Agus.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense