RM.id Rakyat Merdeka - Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) mengundang Bupati Kaimana, Provinsi Papua Barat, Freddy Thie, untuk memberikan kuliah umum.
Rektor IPDN Prof. Hadi Prabowo mengungkapkan, acara arahan dari Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) ini bisa menjadi momentum bagi Praja IPDN untuk mendapatkan pelajaran. Khususnya, untuk memimpin daerah.
“Kami berharap Stadium General ini dapat meningkatkan kapasitas dan wawasan di dalam memahami permasalahan di daerah,” ujarnya saat berpidato, di Gedung Balairung Rudini Kampus IPDN Jatinangor, Jawa Barat, Kamis (20/6/2024).
Hadir dalam acara tersebut Pimpinan IPDN, Pejabat Struktural dan Fungsional. Lalu, Praja Utama IPDN dari 3 fakultas dan 10 Program Studi.
Total Praja Utama yang hadir sebanyak 1.079 orang, yang terdiri dari 717 Praja Putra dan 362 Praja Putri.
Sedangkan Bupati Kaimana Freddy Thie didampingi Plt. Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Kadisdikpora), Plt. Kadis Pemberdayaan Masyarakat dan Kampung/Kabag Pemerintahan, Staf Khusus dan Kabag Protokol dan Komunikasi Pimpinan.
Kuliah Umum yang dimoderatori Brigita Manohara ini bertema "Perkembangan Pemerintahan dan Pembangunan Daerah di Kabupaten Kaimana Serta Berbagai Upaya Dalam Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat".
Hadi menerangkan, sebagai abdi negara nantinya para Praja harus mampu memberdayakan segenap potensi yang ada di wilayah serta membangun iklim kondusif dan stabilitas wilayah.
Baca juga : Daud Ditantang Petinju Argentina
Bupati Kaimana dipilih sebagai narasumber kuliah umum karena capaian prestasi dan inovasinya.
Pertumbuhan ekonomi di Kaimana tahun 2023 mencapai angka 3,26 persen. Sedangkan pendapatan perkapitanya di angka Rp 44,50 juta.
Freddy juga dinilai berhasil menurunkan angka kemiskinan, dari angka 16,04 persen pada tahun 2021, menjadi 14,57 persen pada 2023.
“Selain itu beliau juga berhasil menurunkan angka stunting di tahun 2023 sampai menjadi 21,1 persen,” tutur Hadi.
Tak hanya itu, terobosan yang dilakukan Bupati Kaimana dibuktikan dengan keberhasilan dari program sampai meraih berbagai penghargaan.
Seperti, sekolah gratis 12 tahun, bantuan kepada kampung sebesar Rp 4 miliar per kampung, dan pembangunan air bersih.
Karena itu dia berharap, para Praja, khususnya yang akan segera lulus, bisa menjadikan kisah sukses Bupati Kaimana sebagai motivasi dan semangat.
“Semoga bekal ini tentunya dapat dipahami dan dimengerti, sehingga dapat menjadi pengalaman untuk pengabdian kepada masyarakat,” harap Hadi.
Baca juga : 30 Tahun Pengabdian, AKABRI 1994 Gelar Bakti Sosial Dan Bakti Kesehatan
Sementara Freddy Thie mengungkapkan, membangun bidang pendidikan menjadi perhatiannya.
Program prioritasnya antara lain wajib belajar 12 tahun secara gratis, yang ditanggung APBD Kabupaten Kaimana.
“Ada juga program pendidikan karakter dan anti korupsi, peningkatan mutu pendidikan, bantuan dana pendidikan mahasiswa dan kerjasama perguruan tinggi,” tutur Freddy.
Tahun 2023, Kaimana menjadi kabupaten dengan nilai pelayanan publik tertinggi, yakni 86,22 persen. Sementara Indeks Pembangunan Manusia (IPM)-nya mencapai angka 68,31 poin.
Kemudian, penurunan penduduk miskin di angka 14,57 persen, dan penurunan tingkat pengangguran di angka 3,24 persen.
Ia juga berbagi materi dalam memimpin Kaimana. Freddy menceritakan perjalanan karirnya sebagai keturunan Tionghoa yang bergerak di dunia usaha, lalu mencoba masuk partai politik pada 2007.
“Saya memasuki bidang politik tahun 2007 sebagai Ketua DPD Partai Demokrat Kabupaten Kaimana,” ungkapnya.
Dia kemudian menjelaskan, wilayah administrasi Kabupaten Kaimana terbagi dalam 7 distrik, 2 kelurahan dan 84 kampung.
Baca juga : Fixed, Persija Jakarta Lepas Dari Hukuman FIFA
Prioritas pembangunan makin gencar sejak tahun 2021. Jumlah penduduk Kaimana saat ini 64.252 jiwa.
“Itu meliputi perumahan, air bersih, penerangan dan komunikasi serta Pendidikan gratis 12 tahun,” jelasnya.
Dengan jumlah penduduk di atas 64 juta jiwa, tidak mudah mengentaskan kemiskinan. Apalagi, kondisi geografis Kaimana, menantang.
Meski begitu, angka kemiskinan 2021 berhasil turun menjadi 16,04 persen. Lalu tahun 2022, sebesar 15,29 persen dan tahun 2023, sebesar 14,57 persen.
Pencapaian pertumbuhan ekonomi melalui sektor pertanian, perikanan dan pariwisata melalui prioritas kebersihan, keamanan dan toleransi.
Saat ini Kabupaten Kaimana memiliki tingkat pertumbuhan ekonomi tahun 2023 sebesar 3,26 persen dengan PDRB per kapita Rp 44,50 juta dan sektor pertanian memberikan kontribusi sebesar Rp 730,69 miliar.
Sedangkan tahun 2024 pendapatan daerah sebesar Rp 1,245 triliun, belanja daerah sebesar Rp 1,391 triliun, dan pembiayaan Rp 145,936 miliar.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.