BREAKING NEWS
 

Luncurkan SIMBARA

Luhut Ucapkan Selamat Tinggal Ke Koruptor Tambang, Negara Dapat ’Mesin ATM Baru’

Reporter & Editor :
M ADE AL KAUTSAR
Senin, 22 Juli 2024 17:35 WIB
Menko Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan didampingi Menteri Keuangan Sri Mulyani, Menteri ESDM Arifin Tasrif dan Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi saat peluncuran SIMBARA khusus komoditas nikel dan timah di Kantor Kementerian Keuangan, Jakarta, Senin (22/7). Foto: Instagram/luhut.pandjaitan

RM.id  Rakyat Merdeka - Menko Bidang Kemaritiman dan Investasi (Marves), Luhut Binsar Pandjaitan optimis Sistem Informasi Mineral dan Batu Bara (SIMBARA) untuk nikel dan timah yang baru diluncurkan, di kantor Kementerian Keuangan, Jakarta, Senin (22/7) mampu memberangus korupsi. Selain itu, SIMBARA juga diyakini dapat meningkatkan sumber pendapatan alias mesin ATM baru bagi negara di sektor tambang.

"Seringkali saya mengatakan bahwa digitalisasi adalah kunci dari pemberantasan korupsi, dan dongkrak bagi pendapatan negara saat ini," ujar Luhut, dikutip dari akun Instagram pribadinya @luhut.panjaitan, Senin (22/7).

Ia berharap SIMBARA dapat menjawab tantangan pemerintah dalam berinovasi, meningkatkan efisiensi, serta transparansi pengelolaan sumber daya alam. 

Dari data yang ia himpun, kontribusi sektor minerba terhadap penerimaan negara cukup besar. Yakni mencapai Rp 183,5 triliun pada 2022 dan Rp 172,9 triliun pada 2023.

Baca juga : Indonesia Didoakan Sukses & Sejahtera

Karena itu, Luhut berpandangan pentingnya transparansi dan ketertelusuran atau traceability dalam tata kelola komoditas minerba. 

"Melalui SIMBARA, saya berharap kita semua bisa memantau setiap tahap proses pergerakan komoditas minerba," tambahnya.

Adsense

Menko Marves ini juga menyampaikan dampak positif dari penerapan hilirisasi di komoditas nikel. Yakni investasi di industri pertambangan dan pemurnian meningkat. Meskipun hilirisasi ini juga telah membuat proses bisnis semakin kompleks. 

Begitupun di komoditas timah, masih banyak tantangan di lapangan. Tidak hanya dari penambangan ilegal tapi juga di proses bisnis legal.

Baca juga : Raja Yordania Telepon Prabowo Ucapkan Selamat Dan Kenang Persahabatan Keduanya

Luhut berharap permasalahan tersebut dapat diminimalisir dengan implementasi Nikel dan Timah ke dalam SIMBARA.

"Saya melihat permasalahan tersebut menjadi kian kompleks karena monetisasi pada komoditas timah juga dilakukan untuk mineral-mineral ikutan yang terkandung dalam sisa hasil pengolahannya," terangnya.

Ia juga menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang terlibat dalam pengembangan SIMBARA dan meminta implementasi komoditas Nikel dan Timah melalui SIMBARA dapat dilaksanakan secara efektif.

"Saya yakin capaian ini tidak akan terwujud tanpa dukungan dan kolaborasi semua Kementerian/Lembaga terkait," kata Luhut.

Baca juga : Gobel Luncurkan Buku Ketiga Sebagai Anggota DPR, Gambar Besarnya Visi 2051

Ia meminta implementasi komoditas Nikel dan Timah melalui SIMBARA dapat dilaksanakan secara efektif. Agar upaya memberikan manfaat yang optimal bagi peningkatan pendapatan negara dan kesejahteraan masyarakat dapat tercapai.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense