Dark/Light Mode

Luncurkan Migor 14 Ribu

Lutfi Makin Sering Ke Pasar

Rabu, 18 Mei 2022 06:40 WIB
Menteri Perdagangan Muhammad Lutfi bincang-bincang dengan warga saat mengecek implementasi program Migor Rakyat seharga Rp 14.000, di Kecamatan Makasar, Jakarta Timur, kemarin.
Menteri Perdagangan Muhammad Lutfi bincang-bincang dengan warga saat mengecek implementasi program Migor Rakyat seharga Rp 14.000, di Kecamatan Makasar, Jakarta Timur, kemarin.

RM.id  Rakyat Merdeka - Melonjaknya harga minyak goreng (migor) membuat Menteri Perdagangan (Mendag), Muhammad Lutfi makin sibuk. Eks Dubes RI untuk Amerika Serikat ini harus bulak-balik ke pasar, toko dan warung untuk mengecek harga migor.

Sejak harga migor meroket awal tahun ini, Lutfi makin sering keluar masuk pasar, toko dan warung. Bukan cuma di Jabodetabek, dia juga harus blusukan ke pasar-pasar di daerah. Selain mengecek harga, dia juga melakukan operasi pasar migor.

Yang terbaru, kemarin, Lutfi melakukan kunjungan ke Toko Wongso Jalan Kerja Bakti dan Warung Mba Tati Jalan Pusdiklat Depnaker. Keduanya berada di Kecamatan Makassar, Jakarta Timur.

Baca juga : Kemendag Targetkan Migor Rakyat Rp 14 Ribu Hadir Di 10 Ribu Lokasi

Selain untuk mengecek harga, kedatangan Lutfi juga untuk meluncurkan Program Migor Rakyat. Dalam program ini, masyarakat bisa membeli minyak dengan harga cuma Rp 14 ribu per liter. Lutfi tampil dengan mengenakan setelan kemeja putih lengan pendek dan celana panjang hitam. Lutfi ditemani Dirjen Perdagangan Dalam Negeri Kementerian Perdagangan (Kemendag) Oke Nurwan serta Direktur Komersial dan Pengembangan PT Perusahaan Perdagangan Indonesia (PPI) Andry Tanudjaja.

Tujuan pertama Lutfi mengunjungi Toko Wongso. Di sana, Lutfi berbincang dengan pemilik toko dan pembeli soal harga migor. Hal yang sama juga dilakukan Lutfi di Warung Mba Tati.

Lutfi bahkan melakukan simulasi menjajal sendiri pembelian migor di Toko Wongso. Dia menyaksikan, pemindaian KTP pembeli migor untuk dimasukkan ke dalam platform Gurih IndoMarko dan Warung Pangan IDFood. Simulasi ini dalam rangka mendukung Program Migor Rakyat.

Baca juga : Urusan Migor Mulai Redup, Urusan Gorden Coreng DPR

Lutfi mengatakan, Program Migor Rakyat merupakan hasil kolaborasi Kemendag, Kementerian BUMN, Pengusaha, dan pengecer. Tujuan porgram ini memberikan migor murah Rp 14 ribu per liter buat masyarakat berpenghasilan rendah.

“Tidak ada subsidi minyak goreng untuk para pengusaha dan pada waktunya akan menjadi suatu terobosan bisnis model baru,” tegas Lutfi.

Lutfi menambahkan, tidak ada perubahan terkait kebijakan harga minyak goreng kemasan sederhana dan minyak goreng kemasan premium. Artinya, harga kedua jenis minyak goreng tersebut masih sesuai harga keekonomian.

Baca juga : Gercep Salurkan BLT Migor, Presiden Puji Kemensos

“Yang penting sekarang yang kita tekankan adalah ketersediaan dan keterjangkauan. Begitu itu stabil, mudah-mudahan stabil dalam kesempatan pertama, baru kita berbicara bagaimana relaksasi dari ekspor tersebut,” tukas Lutfi.
 Selanjutnya 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.