BREAKING NEWS
 

Pekerja Migran Sering Jadi Sasaran Empuk

Indonesia Ajak ASEAN Berantas Kasus TPPO

Reporter : KINTAN PANDU JATI
Editor : ACHMAD ALI FUTHUHIN
Jumat, 16 Agustus 2024 07:35 WIB
Dirjen Imigrasi Silmy Karim (kiri) dalam pertemuan Direktur Jenderal Imigrasi se-ASEAN ke-27 (DGICM), Nha Trang, Vietnam, Rabu (14/8/2024). Foto: Instagram/silmykarim)

 Sebelumnya 
“Dalam hal ini, Ditjen Imigrasi melakukan upaya pencegahan dan pemberantasan penyelun­dupan manusia dengan kerja sama regional maupun interna­sional,” tegasnya.

Menurutnya, kerja sama antara negara-negara anggota ASEAN telah memberikan kontribusi besar dalam upaya pemulangan warga negara Indonesia yang menjadi korban perdagangan manusia.

Pada 2022, sekitar 484 WNI berhasil dipulangkan dari Kam­boja, termasuk 202 orang yang diterbangkan dengan pesawat carter, serta 23 WNI dari Laos.

Baca juga : Piala Super Eropa 2024, Los Blancos Raih Gelar Keenam

Kemudian, Juli 2023, 10 WNI kembali dipulangkan dari Kam­boja dengan bantuan Pemerintah Kamboja.

Sementara, 26 WNI lainnya dipulangkan dari Myanmar dengan bantuan KBRI Yangon setelah diduga menjadi korban perdagangan manusia.

Selain itu, pada 26 Juni 2023, Imigrasi Indonesia bersama Pemerintah Filipina melakukan operasi penyelamatan terhadap 137 WNI yang terjebak dalam perusahaan penipuan online.

Baca juga : Kimberly Ryder, Bingung, Suami Ogah Bercerai

“Kami berharap DGICM, khususnya forum ASEAN Head of Special Unit on People Smuggling memberikan manfaat dalam menyelesaikan persoalan di wilayah kawasan ASEAN, khususnya permasalahan penye­lundupan manusia,” jelasnya.

Sebelumnya, Menteri Luar Ne­geri Retno Marsudi menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor di ASEAN untuk bersama menga­tasi TPPO. Sebab, TPPO meru­pakan kejahatan lintas negara.

“Kerja sama internasional har­us ditingkatkan dalam partisipasi multi sektor. Saat ini, tidak ada satu pun negara bisa menangani sendiri kejahatan lintas negara tersebut,” ucap Silmy.

Baca juga : Jokowi Beri Bintang untuk Prabowo, Luhut, Erick, Paloh

Terpisah, Direktur Eksekutif Migrant Care Wahyu Susilo mengatakan, kasus TPPO sudah sangat mengkhawatirkan. n KPJ

Artikel ini tayang di Rakyat Merdeka Cetak edisi Jumat, 16 Agustus 2024 dengan judul Pekerja Migran Sering Jadi Sasaran Empuk, Indonesia Ajak ASEAN Berantas Kasus TPPO

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense