RM.id Rakyat Merdeka - Mengisi waktu libur panjang, Basuki Hadimuljono memutuskan untuk melakukan kunker ke penaham paser Utara, Kalimantan Timur.
Menteri dari PDI Perjuangan ini datang untuk meninjau pembangunan Jalan Tol IKN Seksi 6B Outer Ring Road - Sp. ITCHI, dan Akses Tol IKN Seksi 6C Sp. ITCHI - Simpang 1B Sumbu Kebangsaan Sisi Timur Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP), Minggu (15/9).
Langkah ini diambil untuk memastikan kesiapan infrastruktur dalam mendukung kelancaran arus mudik dan balik masyarakat.
Baca juga : Progres Pembangunan Masjid IKN 18,7 Persen, Ditargetkan Kelar Desember 2024
Menteri Basuki mengatakan, progress pembangunan Jalan Tol IKN Seksi 6B dan Akses Tol IKN 6C sudah bagus dan rapi. Basuki mengimbau percepatan pelaksanaan pembangunan jalan tol agar dapat segera dimanfaatkan.
“Sudah bagus dan rapi. Target selesai Juni 2025,” kata Menteri Basuki.
Sementara itu, Ketua Satgas (Kasatgas) Pelaksanaan Pembangunan Infrastruktur IKN Danis H Sumadilaga mengimbau, supaya Jalan Tol IKN Seksi 6B - 6C juga dilakukan penghijauan untuk pengendalian erosi lahan.
Baca juga : Air Di IKN Bisa Diminum Dari Keran Langsung
“Pada Jalan Tol IKN Seksi 3A-3B, metode yang sukses dilakukan yaitu taplok, ada tanaman dan media tumbuhnya, plus pupuk. Untuk jenis tanamannya sendiri yang lebih baik adalah bunga Fidelia, karena selain memang lebih baik secara visual, pertumbuhannya rapat dan tidak membelit sekitarnya,” jelas Danis.
Kepala Satuan Kerja Pelaksanaan Pembangunan IKN 1, Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Kalimantan Timur, Andre Sirait menjelaskan, Jalan Tol Seksi 6B dibangun dengan panjang 5,7 km, sementara Akses Tol Seksi 6C sepanjang 5,6 km.
“Saat ini progress fisik untuk Seksi 6B adalah 41% dengan kontraktor pelaksana Brantas Abipraya - Bumi Karsa - CPA KSO. Sementara, untuk progress Seksi 6C adalah 77,35% dengan kontraktor pelaksananya PP - Waskita - YPP KSO,” jelas Andre.
Baca juga : PUPR Targetkan Bendungan Tiga Dihaji Bisa Rampung Akhir 2024
Untuk Seksi 6B, pekerjaan strukturnya sudah selesai, tinggal proses cut and fill. “Kalau Seksi 6C pekerjaan strukturnya sudah 58,32%, dan untuk lahannya sudah 38,77%,” tambah Andre.
Lingkup pekerjaan pada pembangunan Jalan Tol Seksi 6B dilengkapi dengan 1 jembatan sepanjang 370 meter, overpass sepanjang 82 meter di 2 lokasi, slab on pile di 2 lokasi, dan box culvert di 24 lokasi.
Sementara, pada Jalan Tol Seksi 6C, dibuka jalan baru di area KIPP lengkap dengan perkuatan lereng, pembangunan box culvert, box Multi Utility Tunnel (MUT), secant pile, DPT dan Jembatan Pelengkung.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.